Pintasan Pencarian

FOSMAR, Ajang Silaturahmi Pendidikan Khusus

Bandung –

Fosmar, kependekan dari forum silaturahmi mahasiswa merupakan kegiatan yang berlandaskan silaturami antar Keluarga Mahasiswa Pendidikan Khusus serta alumni Pendidikan Khusus. Kegiatan ini merupakan ajang berbagi pengalaman alumni dengan alumni, alumni dengan Keluarga Mahasiswa Pendidikan Khusus untuk meningkatkan keilmuan Pendidikan Khusus, pengalaman kerja dan kondisi pendidikan khusus terkini di lapangan. Forum silaturahmi mahasiswa merupakan ajang tahunan yang pasti akan ada setiap tahunnya. Kagiatan ini selalu ada peningkatan tiap tahunnya, baik dari segi keadiran alumni, isi kegiatan, tempat kegiatan dan lain sebagainya. Kegiatan ini berguna untuk meningkatkan rasa kepemilikan teradap Pendidikan Khusus dan keilmuan Pendikan Khusus di Indonesia.

Di tengah era globalisasi dan perdagangan bebas, peningkatan rasa memiliki teradap pendidikan khusus diperlukan untuk meningkatkan daya saing dengan tenaga kerja pendidikan khusus di berbagai belahan dunia. Rasa kepemilikan sangat penting sebagai modal awal dalam mengembangkan keilmuan pendidikan khusus di Universitas Pendikan Indonesia dan Indonesia. Kegiatan Fosmar tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 27, 28 dan 29 Oktober 2017 yang bertempat di D’Camp Cibodas Lembang. Kegiatan ini dilakukan di Lembang dengan mempertimbangkan kenyamanan dan tersedia banyaknya oksigen untuk memperileks pikiran agar apa yang disampaikan dapat tersampaikan dengan maksimal. Kegiatan ini dibuka oleh dosen pembimbing kemahasiswaan yaitu bapak Dr. Sima Mulyadi, M.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan betapa pentingnya kegiatan ini. “Fosmar merupakan kegiatan yang berlandasakan keilmuan pendidikan khusus yang tiada lain untuk meningkatkan pengabdian kita kepada anak berkebutuhan khusus. Silaturahmi merupakan landasan pada acara fosmar ini. Interaksi antara alumni dengan mahasiswa Pendidikan Khusus. Pendidikan khusus di UPI menjadi panutan bagi Pendidikan Khusus atau pendidikan luar biasa di Indonesia. Sehingga rasa kepemilikan dirasa perlu dalam meningkatkan keilmuan Pendidikan Khusus. Maka dari itu kegiatan ini sangat penting dalam kalangan pendidikan khusus. Fosmar ini sudah dimulai sejak jaman dahulu. Bahkan saya juga mengikuti fosmar pada tahun 80-an.”

Rio Putra Utama yaitu Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Khusus FIP UPI selaku penanggung jawab acara ini menuturkan “Forum Silaturanmi Mahasiswa disingkat Fosmar bisa dibilang merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Pendidikan Khusus yang tertua pun juga pembuktian bahwa Hima PKh FIP UPI memang ormawa yang berasaskan ke-keluargaan. Kegiatan ini juga menjadi ajang menambah jejaring utamanya dalam lingkup ke-PLBan karena nantinya dilapangan yang akan kita temui adalah kakak kakak kita juga. Banyak manfaat yang saya sendiri rasakan di kegiatan ini, baik ketika menjadi mahasiwa yang baru masuk, ketika menjadi staff, sampai sekarang ketika dipercaya menjai Ketua umum. Tidak hanya manfaat tetapi saya senang karena nantinya saya mempunyai cerita yang bisa saya bagi ke anak cucu saya kelak.”

Ketua pelaksana Forum Silaturahmi Mahasiswa, Ana Munanar menyebutkan “kegiatan fosmar sangat sentral untuk mahasiswa dan alumni dalam berbagi tentang keilmuan pendidikan khusus serta profesi di lapangan. Dunia pendidikan khusus sangat sempit, dimana-mana alumni pendidikan khusus mengajar. Baik di Bandung, Jawa Barat, Indonesia bahkan Dunia. Karena pendidikan khusus UPI merupakan induk pendidikan khusus atau PLB di Indonesia, sehingga jejaring dan silaturahmi antar alumni dan mahasiswa untuk menjalin jaringan dan kedekatan antar alumni yang sudah bekerja dan mahasiswa yang menimba ilmu. Tema fosmar ini adalah sense of bellonging atau rasa kepemilikan. Diharapkan fosmar ini dapat memberikan rasa kepemilikan terhadap pendidikan khusus di Indonesia pada umumnya dan di UPI pada khususnya sehingga keilmuan pendidikan khusus terus berkembang. Fosmar ini sudah menjadi agenda tiap tahun dari mulai Pendidikan khusus berdiri. Jadi sangat penting kegiatan ini untuk meningkatkan keilmuan pendidikan khusus.”

Acara ini berisi pematerian oleh bapak Suherman, S.Pd, merupakan alumni pendidikan khusus tahun 1996 tentang sense bellonging. Belaiu menyampaikan bahwa rasa kepemilikan terhadap pendidikan khusus merupakan hal yang wajib. Karena kita harus memiliki terlebih dahulu untuk selanjutnya mengembangkan potensi atau keilmuan pendidikan khusus. Alumni yang hadir pada fosmar tahun ini yaitu angkatan 1990 yang sudah menjadi guru di YPAC Mustang, serta alumni-alumni yang berkompeten di bidang pendidikan Khusus. Acara puncak fosmar adalah api unggun yang tiap angkatannya akan berkenalan dan menyebutkan pendidikan khusus di lapangan. Pada pagi harinya kita makan bersama dengan mahasiswa serta alumni sebagai acara penutup dalam kegiatan fosmar tersebut.

Penulis: Ana Munandar