Program Pascasarjana Administrasi Pendidikan menyelenggarakan workshop Geographic Information System (GIS) yang terintegrasi dalam mata kuliah Perencanaan Pendidikan: Teori dan Praktik bagi mahasiswa jenjang S2 dan S3. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas analitis mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi geospasial sebagai instrumen perencanaan pendidikan berbasis data.


Workshop ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran berbasis riset dan praktik (research-based and practice-oriented learning), di mana mahasiswa didorong untuk mengintegrasikan kerangka teoretis dengan pendekatan aplikatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep perencanaan pendidikan secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikan GIS dalam menganalisis berbagai permasalahan pendidikan secara spasial.

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar GIS, pengelolaan dan analisis data spasial, hingga praktik penyusunan peta tematik yang relevan dengan isu-isu pendidikan. Dalam sesi praktik, mahasiswa melakukan pemetaan sebaran satuan pendidikan, analisis aksesibilitas layanan pendidikan, serta identifikasi kebutuhan pengembangan berdasarkan karakteristik wilayah.


Dosen pengampu menegaskan bahwa penguasaan GIS menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa pascasarjana, terutama dalam mendukung perencanaan pendidikan yang berbasis bukti (evidence-based planning) dan berorientasi pada pengambilan keputusan yang lebih akurat dan kontekstual.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan praktik, yang menunjukkan tingginya kebutuhan akan integrasi teknologi dalam kajian administrasi dan perencanaan pendidikan di tingkat lanjut.


Kegiatan ini menegaskan komitmen Program Pascasarjana Administrasi Pendidikan dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Scroll to Top