Program Studi Administrasi Pendidikan kembali mencatatkan capaian akademik melalui pelaksanaan Ujian Promosi Doktor atas nama Aam Muamar. Ujian ini mengangkat disertasi berjudul “Model Implementasi Kebijakan Sekolah Mengaji melalui Pengembangan Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik di Kabupaten Bandung.”
Kegiatan ujian promosi doktor dilaksanakan secara khidmat dan dihadiri oleh dewan penguji, promotor, kopromotor, serta sivitas akademika. Dalam pemaparannya, Aam Muamar menegaskan pentingnya integrasi kebijakan pendidikan berbasis nilai-nilai religius melalui program sekolah mengaji sebagai upaya strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Penelitian ini menghasilkan sebuah model implementasi kebijakan yang menekankan pada penguatan kompetensi guru sebagai aktor utama dalam keberhasilan program. Model tersebut dirancang secara sistematis mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan mempertimbangkan konteks lokal di Kabupaten Bandung. Pengembangan kompetensi guru dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta penguatan nilai-nilai pedagogik dan religius.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan sekolah mengaji yang didukung oleh guru yang kompeten mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan karakter religius peserta didik. Hal ini tercermin dalam perilaku keseharian siswa yang lebih disiplin, berakhlak, serta memiliki kesadaran spiritual yang lebih baik.
Dalam sesi tanya jawab, dewan penguji memberikan berbagai masukan konstruktif guna penyempurnaan disertasi, sekaligus mengapresiasi kontribusi penelitian ini dalam pengembangan kebijakan pendidikan berbasis karakter di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung.
Keberhasilan Aam Muamar dalam menempuh ujian promosi doktor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu Administrasi Pendidikan serta menjadi rujukan dalam implementasi kebijakan pendidikan karakter berbasis religius di berbagai daerah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya pendidikan inklusif, berkeadilan, dan berkualitas dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik.