Bandung — Dosen Program Studi Administrasi Pendidikan kembali berkontribusi dalam kegiatan pelatihan kepala sekolah Labschool dengan menjadi pemateri pada sesi yang mengangkat tema “Kewirausahaan dan Inovasi Sekolah”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing.

Dalam penyampaian materi, dosen Administrasi Pendidikan menekankan pentingnya penguatan jiwa kewirausahaan bagi kepala sekolah sebagai pemimpin perubahan di lingkungan pendidikan. Materi yang disampaikan mencakup strategi pengembangan inovasi sekolah, pemanfaatan potensi lokal sebagai keunggulan kompetitif, serta pengelolaan program-program kreatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi sekolah.

Selain itu, peserta juga diberikan wawasan mengenai pentingnya budaya inovasi dalam organisasi sekolah, termasuk bagaimana menciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas guru dan siswa, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung berbagai program inovatif. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kemandirian sekolah.

Kegiatan pelatihan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang memberikan ruang bagi para kepala sekolah untuk berbagi pengalaman serta menggali solusi atas berbagai tantangan dalam mengembangkan kewirausahaan dan inovasi di sekolah masing-masing. Partisipasi aktif peserta menunjukkan tingginya antusiasme dalam mengimplementasikan konsep yang telah dipelajari.

Keterlibatan dosen Administrasi Pendidikan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kolaborasi dengan sekolah mitra. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kepala sekolah Labschool dapat mengembangkan kepemimpinan yang inovatif dan berjiwa kewirausahaan, sehingga mampu mendorong terciptanya sekolah yang unggul, mandiri, dan berkelanjutan.

Scroll to Top