Bandung — Dosen Program Studi Administrasi Pendidikan kembali berkontribusi dalam kegiatan pelatihan kepala sekolah Labschool dengan menjadi pemateri pada sesi yang mengangkat tema “Supervisi Pendidikan”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kompetensi kepala sekolah dalam menjalankan fungsi pengawasan akademik dan manajerial secara efektif di satuan pendidikan.

Dalam penyampaian materi, dosen Administrasi Pendidikan menekankan pentingnya supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan kinerja guru. Materi yang disampaikan meliputi konsep dan prinsip supervisi akademik, teknik pelaksanaan supervisi yang konstruktif, serta strategi pembinaan guru berbasis refleksi dan evaluasi berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pendekatan supervisi yang humanis dan kolaboratif, di mana kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pembina dan fasilitator dalam pengembangan profesional guru. Pemanfaatan data hasil supervisi sebagai dasar pengambilan keputusan juga menjadi salah satu poin penting dalam materi yang disampaikan.

Kegiatan pelatihan ini turut diisi dengan diskusi interaktif dan studi kasus, sehingga para kepala sekolah dapat berbagi pengalaman serta mengidentifikasi solusi atas berbagai tantangan dalam pelaksanaan supervisi di sekolah masing-masing. Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan praktis peserta dalam menerapkan supervisi yang efektif dan berkelanjutan.

Keterlibatan dosen Administrasi Pendidikan dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan sekolah mitra. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, melalui penguatan kompetensi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kepala sekolah Labschool mampu mengimplementasikan supervisi pendidikan secara optimal, sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan kinerja guru secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Scroll to Top