Sosialisasi Maslahat Tambahan Berdampak di FIP UPI

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia menggelar forum sosialisasi kebijakan Maslahat Tambahan Berdampak (MTB) yang dihadiri jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai sistem kesejahteraan terbaru yang diterapkan di lingkungan universitas. Forum berlangsung di Auditorium Lantai 10 Gedung FIP UPI. Acara dibuka oleh Dekan FIP UPI, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd., menegaskan bahwa MTB merupakan implementasi kebijakan nasional yang diadaptasi sesuai kebutuhan institusi. Ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi seluruh unsur civitas agar kebijakan dapat dijalankan secara efektif, adil, dan berkelanjutan.

Materi utama disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Tri Hardini, M.Pd., yang memaparkan mekanisme pelaksanaan, indikator kinerja, serta prinsip transparansi sebagai fondasi MTB. Turut mendampingi, Kepala Biro SDM Panji Nurul Fath, S.T., M.M., dan Kepala Bagian Evaluasi, Remunerasi, dan Kesejahteraan Setiawan, S.T., yang memperjelas aspek teknis implementasi kebijakan di tingkat unit kerja. Secara konseptual, MTB dirancang sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja tenaga kependidikan serta kontribusi dosen dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Skema ini berada di luar hak normatif yang telah diatur dalam regulasi, sehingga difokuskan sebagai instrumen penguatan motivasi, akuntabilitas, dan budaya kerja berbasis kinerja. Dengan sistem yang terukur dan transparan, kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola sumber daya manusia sekaligus meningkatkan daya saing institusi.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan partisipasi peserta secara luring maupun daring. Antusiasme terlihat dalam sesi tanya jawab yang diwarnai diskusi konstruktif antara pimpinan dan peserta. Dialog yang terbangun mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan implementasi MTB berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh sivitas akademika. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi dokumentasi bersama sebagai simbol dukungan kolektif terhadap kebijakan tersebut. Melalui forum ini, FIP UPI menegaskan langkah strategisnya dalam membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kinerja serta dampak.

 

 

Scroll to Top