Senin, 8 Oktober 2024 – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan kegiatan pendampingan pengembangan paten sederhana bidang pendidikan dan matching fund di ruang rapat FIP Lantai 3. Kegiatan ini dipimpin oleh Dekan FIP, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., dan dihadiri oleh Ketua Prodi dan Perwakilan Dosen yang berkomitmen untuk mengembangkan inovasi pendidikan. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya alat peraga pendidikan sebagai objek yang bisa dipatenkan. serta menetapkan target satu produk yang dipatenkan untuk tahun 2024 dan mengajak peserta untuk aktif bertanya mengenai kesulitan dalam proses pematennan.
Selanjutnya, Ari Arifin, M.Pd., dari Divisi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) DIPPU UPI, menyampaikan materi mengenai peran institusi dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah terkait hak cipta. Ia menjelaskan berbagai kategori hak cipta, termasuk buku, musik, seni rupa, fotografi, dan program komputer. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian best practice oleh Dr. Herman Syafri, M.Pd., dosen dari Kampus Tasikmalaya yang telah memiliki dua produk paten. Ia berbagi pengalaman mengenai proses pengajuan proposal untuk matching fund 2023, memberikan inspirasi bagi peserta untuk mengikuti jejaknya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta aktif bertukar pikiran dan mendalami berbagai aspek terkait pengembangan paten dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman dosen serta mahasiswa UPI mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual dalam pengembangan inovasi pendidikan.

