Mahasiswa Pendidikan Khusus UPI Resmi Diberangkatkan ke Jepang untuk Program Magang PM2PK Batch III di TASUC


Bandung, 12 April 2026
– Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui pemberangkatan mahasiswa peserta Program Magang Mandiri Penguatan Kekhususan (PM2PK) Batch III ke Jepang.

Setelah sebelumnya dilaksanakan kegiatan pelepasan secara resmi pada 8 April 2026, mahasiswa peserta program magang diberangkatkan pada Sabtu, 11 April 2026 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Keberangkatan mahasiswa didampingi oleh Dosen Kemahasiswaan Program Studi Pendidikan Khusus, Hendriano Meggy, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk dukungan dan pendampingan institusi terhadap mahasiswa yang akan menjalani program internasional.

 

Adapun mahasiswa yang mengikuti program magang PM2PK Batch III di TASUC Jepang adalah:

  1. Suci Izati Syahidah
  2. Ammara Syahira
  3. Salman Zakariya Dahlan

Perjalanan menuju Jepang dilakukan menggunakan maskapai China Eastern Airlines dengan rute Jakarta–Shanghai–Tokyo. Mahasiswa berangkat dari Jakarta pada pukul 23.30 WIB dan transit di Shanghai sebelum melanjutkan penerbangan menuju Tokyo, Jepang, dan tiba di Bandara Narita pada Minggu, 12 April 2026 pukul 15.55 waktu setempat.

Program magang ini merupakan bagian dari implementasi kerjasama internasional antara UPI dan TASUC Jepang, yang berfokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang layanan pendidikan dan intervensi bagi individu berkebutuhan khusus. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung dalam praktik pelayanan profesional di lingkungan internasional.

Ketua Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI, Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd., dalam tanggapannya menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap mahasiswa yang telah diberangkatkan. “Kami sangat bangga atas keberangkatan mahasiswa PM2PK Batch III ini. Ini merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman global dan kesiapan kerja di tingkat internasional,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan tanggung jawab selama mengikuti program. “Kami berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik diri, institusi, dan negara, serta mampu beradaptasi dengan budaya dan sistem kerja di Jepang. Pengalaman ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai proses pembelajaran yang berharga,” tambahnya.

Program ini juga menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan pelepasan yang telah dilaksanakan sebelumnya, di mana mahasiswa telah mendapatkan pembekalan terkait kesiapan mental, budaya, serta kompetensi yang dibutuhkan selama magang. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan tugas dengan profesional dan penuh dedikasi.

Keberangkatan mahasiswa ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan Program Studi Pendidikan Khusus UPI dalam membangun jejaring kerjasama internasional yang berdampak langsung pada pengembangan kompetensi mahasiswa dan peningkatan daya saing lulusan di tingkat global.

Scroll to Top