BANDUNG, 6 Mei 2026 – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat resmi memperkuat sinergi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) melalui diskusi kerja sama dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat FIP Lantai 3 ini menandai babak baru kolaborasi antara birokrasi dan akademisi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jawa Barat.
Kolaborasi sebagai Kompetensi Baru
Dalam sambutannya, Dekan FIP menekankan bahwa di era disrupsi saat ini, kemampuan untuk bekerja sama bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
“Titah era hari ini adalah kolaborasi. Collaboration is a new competency,” tegas Dekan FIP. Beliau juga memperkenalkan filosofi AKM (Adaptasi, Kompetensi, dan Maju) sebagai landasan kerja, serta pentingnya tertib administrasi yang disingkat menjadi UANG (Undangan, Absensi, Notulensi, dan Gambar/Dokumentasi).
Fokus pada Pengembangan Aparatur dan Magang Mahasiswa
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi mendalam atas kemitraan yang telah terjalin. Beliau menggarisbawahi bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kurikulum berbasis keilmuan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Saat ini, fokus utama kerja sama mencakup peningkatan tiga kompetensi utama ASN: Manajerial, Teknis, dan Penguatan Muatan Lokal Budaya.
Refleksi Historis dan Keberlanjutan Kerjasama
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd. selaku Sekretaris Prodi Pendidikan Masyarakat (Penmas). Dalam sesi refleksi, beliau memaparkan bahwa jalinan kerja sama antara Prodi Penmas dengan BPSDM Jabar memiliki akar sejarah yang panjang.
“Kolaborasi ini telah berlangsung lama, bahkan dimulai saat nomenklatur instansi masih bernama Balatda Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Windu. Bentuk kerja samanya terus berkembang, mulai dari kolaborasi narasumber diklat hingga program magang mahasiswa,” ujar Dr. Dadang. Beliau juga mengonfirmasi bahwa pada tahun ini, sebanyak 5 orang mahasiswa Prodi Penmas sedang melaksanakan program magang di BPSDM Jabar sebagai bentuk implementasi nyata dari PKS tersebut.
Diskusi dan Penandatanganan Formal
Sesi diskusi juga menyoroti evaluasi dari Bapak Angga (Kabid Sertifikasi dan Profesi BPSDM) mengenai pentingnya melatih mental dan kemampuan komunikasi mahasiswa magang dalam menghadapi tekanan dunia kerja.
Agenda bersejarah ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara formal antara BPSDM Provinsi Jawa Barat dan Fakultas Ilmu Pendidikan. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kuat kedua instansi untuk terus bersinergi dalam menciptakan SDM unggul bagi kemajuan Jawa Barat di masa depan. (Kontributor Humas Prodi Penmas, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd)
