Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI Selenggarakan Guest Lecture Internasional Bersama Akademisi Malaysia

Bandung, 11 Juni 2026 – Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (Perpusinfo), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture 2026 bertajuk “Repositioning Library and Information Science in the Age of Artificial Intelligence: From Collection Management to Knowledge Architecture” pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 10 FIP B, Gedung Furqon UPI ini dihadiri oleh lebih dari 160 peserta, yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika UPI.

Kegiatan dibuka pada pukul 08.30 WIB oleh Najma dan Lurry selaku pembawa acara (MC) dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI, Dr. Hj. Linda Setiawati, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akademik internasional ini sebagai sarana memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan institusi pendidikan tinggi di luar negeri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd. Beliau menyampaikan pentingnya pengembangan ilmu perpustakaan dan sains informasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi transformasi digital yang semakin pesat.

Memasuki acara inti, kegiatan dipandu oleh moderator Hj. Susanti Agustina, Ph.D., yang mengawal jalannya dua sesi pemaparan materi oleh narasumber internasional dari Malaysia, yaitu Assoc. Prof. Ts. Dr. Roziya Abu dan Assoc. Prof. Dr. Norizan Anwar. Pada Session I, narasumber membahas tema “AI-Driven Libraries: Emerging Trends, Challenges, and Opportunities for Library and Information Professionals.” Materi ini mengulas berbagai perkembangan terkini terkait penerapan kecerdasan buatan di lingkungan perpustakaan, tantangan yang dihadapi para profesional informasi, serta berbagai peluang yang muncul seiring berkembangnya teknologi digital dalam layanan informasi dan pengelolaan pengetahuan.

Sementara itu, pada Session II, peserta diajak mendalami tema “Knowledge Architecture for the Future: Redefining the Role of Library and Information Science in the Digital Intelligence Era.” Melalui sesi ini, narasumber menyoroti pentingnya peran ilmu perpustakaan dan sains informasi dalam membangun arsitektur pengetahuan yang relevan dengan era kecerdasan digital, sekaligus menegaskan transformasi peran pustakawan dan profesional informasi sebagai pengelola serta penghubung pengetahuan di masa depan.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini, tiga mahasiswa dari berbagai angkatan berkesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para narasumber. Mahasiswa tersebut adalah Raisyah Kamila (NIM 2503719) dari angkatan 2025, Ismail Maulana Ruhiyat (NIM 2403089) dari angkatan 2024, serta Amina Bina Ilmiah (NIM 2207896) dari angkatan 2022. Berbagai pertanyaan yang diajukan mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap perkembangan kecerdasan buatan, transformasi layanan perpustakaan, serta masa depan profesi informasi di era digital. Sesi ini menjadi wadah yang produktif bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam melalui interaksi langsung dengan para akademisi dari Malaysia.

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, seluruh peserta diwajibkan mengisi formulir refleksi melalui Google Form yang telah disediakan oleh panitia. Pengisian refleksi ini menjadi salah satu syarat bagi peserta untuk memperoleh sertifikat keikutsertaan. Melalui refleksi tersebut, peserta diharapkan dapat memberikan umpan balik sekaligus merefleksikan pengetahuan dan wawasan baru yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.

Setelah seluruh rangkaian pemaparan materi dan diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima cinderamata sebagai bentuk apresiasi dan simbol penguatan hubungan akademik antara kedua institusi. Cendera mata diserahkan oleh Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI kepada para narasumber dari Malaysia, serta dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari pihak Malaysia kepada Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama yang diikuti oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, para dosen, narasumber, panitia, serta seluruh peserta. Acara Guest Lecture 2026 secara resmi berakhir pada pukul 12.00 WIB.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI bersama para akademisi dari Malaysia melaksanakan sesi Curriculum Discussion and Academic Exchange secara terpisah. Sesi ini diikuti oleh pimpinan program studi, dosen Perpusinfo UPI, serta tamu akademisi dari Malaysia untuk membahas peluang kolaborasi akademik, pengembangan kurikulum, dan kerjasama institusional di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan Guest Lecture 2026 ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UPI berharap dapat terus menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, memperluas wawasan global, serta memperkuat kolaborasi akademik dalam bidang perpustakaan dan sains informasi di era transformasi digital.

Scroll to Top