BK UPI Buka Pendaftaran Program Magister (S2) Bimbingan dan Konseling Jalur Program Kerjasama

Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi membuka pendaftaran Program Magister (S2) BK Jalur Program Kerjasama untuk tahun akademik 2026. Program ini hadir sebagai kesempatan bagi para pendidik dan praktisi bimbingan dan konseling untuk melanjutkan studi dengan sistem pembelajaran yang fleksibel serta durasi studi yang lebih efisien.

Melalui program ini, mahasiswa dapat menempuh perkuliahan selama 3 semester dengan sistem pembelajaran hybrid yang memadukan metode daring dan luring. Selain itu, program ini juga menawarkan biaya pendidikan yang lebih terjangkau guna mendukung akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi para guru BK dan tenaga profesional di bidang pendidikan.

Perkuliahan dijadwalkan mulai pada 1 September 2026. Adapun beberapa persyaratan utama yang perlu dipenuhi oleh calon mahasiswa meliputi:

  • Lulus sertifikasi guru bidang BK
  • Memiliki skor TOEFL
  • Menyusun proposal riset
  • Mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Provinsi atau KCD

Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang, yaitu:

  • Gelombang I: 4–13 Mei 2026
  • Gelombang II: 8–12 Juli 2026

Program ini diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan kompetensi akademik dan profesional bagi guru BK dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. Dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan berbasis riset, lulusan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan layanan bimbingan dan konseling di berbagai jenjang pendidikan.

Pembukaan program ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pendidikan tinggi dan penguatan kualitas tenaga pendidik, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan kompetensi profesional yang berkelanjutan.

Melalui Program Magister BK UPI, diharapkan lahir tenaga pendidik dan konselor profesional yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Scroll to Top