BANDUNG, 5 Mei 2026 – Dalam semangat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), tim dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi melakukan kunjungan riset strategis ke Museum Sri Baduga dan Bidang Arsip Dispusipda Jawa Barat.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya akademis dalam mendukung SDG target 11.4, yaitu memperkuat upaya perlindungan dan pelestarian warisan budaya dan alam dunia melalui manajemen informasi yang akuntabel.
Implementasi SDG 4 mengenai pendidikan berkualitas ditunjukkan melalui kolaborasi lintas generasi. Tim peneliti yang terdiri dari:
1. Yayu Wulandari, M.I.Kom.
2. Suci Yanti Ramadhan, M.A.
3. Serta tiga mahasiswa: Rara Geustira, Nadira, dan Millati Azka.
Melalui observasi dan wawancara ini, mahasiswa mendapatkan akses langsung ke “laboratorium hidup” kearsipan dan permuseuman. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam mengelola informasi, yang merupakan pilar utama dalam masyarakat berbasis pengetahuan.
Di Museum Sri Baduga, fokus penelitian diarahkan pada dokumentasi sejarah sebagai aset pendidikan publik. Sementara di Dispusipda Jawa Barat, tim mendalami bagaimana manajemen arsip yang baik dapat menjamin transparansi informasi dan aksesibilitas data bagi generasi mendatang.
“Akses terhadap informasi dan pelestarian arsip adalah kunci utama dalam membangun komunitas yang berkelanjutan. Tanpa arsip yang terkelola, sebuah bangsa akan kehilangan identitas dan memori kolektifnya,” ujar Yayu Wulandari, M.I.Kom.
Penelitian ini diharapkan mampu membuahkan rekomendasi strategis bagi lembaga informasi dalam mengadopsi teknologi digital untuk preservasi. Suci Yanti Ramadhan, M.A., menekankan bahwa digitalisasi arsip dan koleksi museum adalah langkah konkret dalam menjaga keberlanjutan akses informasi di masa depan.
Dengan adanya kegiatan ini, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga warisan budaya Jawa Barat demi masa depan yang lebih inklusif dan terinformasi.

