Bandung, 31 April 2026 – Sebagai bagian dari pelaksanaan project mata kuliah Perpustakaan Digital, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terdiri dari Athiyyah Aminah Suharjo, Beby Riski Apriliana, Nazwa Aurida Pasha, dan Zalfa Zahirah Azizah melaksanakan kegiatan implementasi dan pengembangan perpustakaan digital di Perpustakaan SDN 032 Tilil Bandung. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penerapan langsung antara teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik pengelolaan perpustakaan di lapangan, khususnya dalam pengembangan layanan perpustakaan berbasis digital.
Kegiatan dilaksanakan di Perpustakaan SDN 032 Tilil Bandung yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat. Program ini berfokus pada pengembangan sistem otomasi perpustakaan menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS) sebagai langkah awal transformasi perpustakaan dari sistem manual menuju sistem digital. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa melakukan beberapa tahapan mulai dari instalasi aplikasi SLiMS, pembuatan database, penginputan data bibliografis, penginputan data anggota, hingga proses pembuatan barcode dan pelabelan koleksi buku.
Sebelum implementasi dilakukan, pengelolaan perpustakaan di SDN 032 Tilil Bandung masih menggunakan sistem manual dalam berbagai kegiatan administrasi, seperti pencatatan koleksi, layanan peminjaman dan pengembalian buku, serta pendataan anggota perpustakaan. Kondisi tersebut menyebabkan proses pengelolaan data menjadi kurang efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan. Oleh karena itu, penerapan SLiMS dipilih sebagai solusi untuk membantu pengelolaan perpustakaan menjadi lebih terstruktur, efektif, dan mudah diakses.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa berhasil melakukan penginputan sebanyak 100 judul buku dengan total 148 eksemplar ke dalam sistem SLiMS. Koleksi yang diinput terdiri dari berbagai jenis bahan pustaka seperti buku cerita rakyat, novel anak, cerpen, buku keterampilan, buku pendidikan, serta koleksi pengetahuan umum lainnya. Selain itu, data anggota perpustakaan juga mulai dimasukkan ke dalam sistem untuk mendukung layanan administrasi dan sirkulasi berbasis digital. Tidak hanya melakukan pengolahan data koleksi, mahasiswa juga melaksanakan proses pembuatan barcode dan pelabelan buku menggunakan fitur yang tersedia pada SLiMS. Label dan barcode yang telah dicetak kemudian ditempelkan pada punggung buku sesuai standar pelabelan perpustakaan agar memudahkan proses identifikasi dan penataan koleksi di rak perpustakaan.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga melakukan observasi terhadap kondisi infrastruktur perpustakaan digital di SDN 032 Tilil Bandung. Hasil observasi menunjukkan bahwa perpustakaan telah memiliki beberapa perangkat pendukung seperti komputer dan smartboard, namun masih terdapat beberapa kendala, terutama pada keterbatasan jaringan internet dan belum tersedianya scanner barcode khusus perpustakaan. Meski begitu, pihak sekolah memberikan respons positif terhadap implementasi SLiMS karena dinilai dapat membantu proses administrasi dan pelayanan perpustakaan menjadi lebih modern.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman secara langsung mengenai proses pengembangan perpustakaan digital di lingkungan sekolah dasar, mulai dari pengelolaan metadata koleksi, administrasi anggota, layanan sirkulasi, hingga pengembangan layanan OPAC (Online Public Access Catalogue). Selain menjadi bagian dari penerapan project perkuliahan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan layanan perpustakaan SDN 032 Tilil Bandung agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dengan adanya implementasi sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS ini, diharapkan Perpustakaan SDN 032 Tilil Bandung dapat terus mengembangkan layanan perpustakaan digital secara bertahap dan mampu meningkatkan kualitas layanan informasi bagi siswa maupun guru di lingkungan sekolah.
Kontributor: Athiyyah Aminah Suharjo (2402188), Beby Riski Apriliana (2407235), Nazwa Aurida Pasha (2409421), Zalfa Zahirah Azizah (2402701).

