Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan Pusat Universitas Jenderal Achmad Yani oleh Mahasiswa Perpusinfo UPI

Bandung, 23 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi yang terdiri dari Arya Naufal Dharmawan (2305030), Liviana Natalie (2303438), Salma Salsabila (2312039), dan Silvia Aulia (2309499) telah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pada tanggal 23 April 2026 di Perpustakaan Pusat Universitas Jenderal Achmad Yani. Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilakukan untuk menilai kinerja, kualitas layanan, serta tingkat pemanfaatan perpustakaan oleh civitas akademika berdasarkan Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan menggunakan Model CIRO.

Pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan sebanyak dua kali. Pertama, pra-observasi dilakukan pada tanggal 13 April 2026 untuk mengenali kondisi umum perpustakaan, dilanjutkan dengan observasi utama pada tanggal 23 April 2026. Pada tahap ini, dilakukan observasi untuk mengamati secara langsung kondisi fisik gedung, fasilitas, alur layanan, dan aktivitas pemustaka di lapangan. Kemudian, melakukan wawancara dengan pustakawan layanan Perpustakaan Pusat Universitas Jenderal Ahmad Yani, serta menyebarkan kuesioner kepada 20 pemustaka untuk mengukur tingkat kepuasan dan persepsi pengguna terhadap layanan yang ada di Perpustakaan Pusat Universitas Jenderal Ahmad Yani.

Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan di Perpustakaan Pusat Universitas Jenderal Ahmad Yani memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan teori dan metode evaluasi perpustakaan di lapangan. Melalui proses observasi, wawancara dengan pustakawan layanan, penyebaran kuesioner kepada pemustaka, hingga pengolahan data. Mahasiswa dapat memahami bagaimana proses evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, pengelolaan, hingga program literasi.

Dari hasil temuan yang diperoleh, secara umum layanan perpustakaan telah berjalan cukup baik dengan dukungan layanan digital, koleksi yang relevan dengan kebutuhan akademik, serta pelayanan pustakawan yang responsif dan membantu pengguna dalam memperoleh informasi.
Namun demikian, hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti keterbatasan jumlah pustakawan dibandingkan jumlah pemustaka, fasilitas fisik yang belum sepenuhnya optimal akibat proses perpindahan dan penyesuaian gedung, serta partisipasi pengguna dalam kegiatan literasi yang masih belum merata.

Selain itu, beberapa pengguna juga menyampaikan kebutuhan terhadap koleksi tertentu serta peningkatan kenyamanan fasilitas belajar. Oleh karena itu, kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengolah dan menganalisis data hasil evaluasi layanan perpustakaan, tetapi juga dapat memberikan gambaran serta masukan yang bermanfaat bagi pengembangan layanan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan perpustakaan secara berkelanjutan di masa mendatang.

Kontributor: Arya Naufal Dharmawan (2305030), Liviana Natalie (2303438), Salma Salsabila (2312039), Silvia Aulia (2309499)

Scroll to Top