Program Studi Pendidikan Khusus UPI Gelar Sosialisasi PILMAPRES 2026, Bangkit Berprestasi dan Siap Jadi Juara

Bandung, 24 April 2026 – Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat malam, 24 April 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Bangkit Berprestasi, Siap Jadi Juara!” sebagai bentuk motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan berani tampil sebagai generasi unggul.

Kegiatan sosialisasi dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh 10 mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus yang memiliki minat untuk mengikuti ajang PILMAPRES. Meskipun jumlah peserta terbatas, antusiasme yang ditunjukkan sangat tinggi. Para peserta aktif menyimak materi, berdiskusi, serta menggali informasi mengenai tahapan seleksi dan strategi menjadi mahasiswa berprestasi.

Acara dipandu oleh Dosen Kemahasiswaan Program Studi Pendidikan Khusus, Hendriano Meggy, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan arahan kepada mahasiswa terkait pentingnya mengikuti ajang PILMAPRES sebagai sarana pengembangan diri dan peningkatan daya saing mahasiswa.

Dalam sambutannya, Hendriano Meggy menyampaikan bahwa PILMAPRES bukan hanya kompetisi semata, melainkan wadah untuk menampilkan potensi terbaik mahasiswa dalam bidang akademik maupun non-akademik. “Mahasiswa Pendidikan Khusus memiliki banyak potensi luar biasa. PILMAPRES menjadi ruang strategis untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kepemimpinan, prestasi akademik, serta kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa mahasiswa perlu mulai menyiapkan diri sejak dini, baik melalui peningkatan indeks prestasi, keaktifan organisasi, pengalaman lomba, kemampuan berbahasa Inggris, maupun karya tulis inovatif yang memiliki dampak sosial.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan mengenai mekanisme seleksi PILMAPRES tingkat program studi, fakultas, universitas, hingga tingkat nasional. Peserta diberikan penjelasan mengenai komponen penilaian, seperti capaian unggulan, gagasan kreatif, kemampuan presentasi, wawancara, serta penguasaan bahasa asing.

Selain itu, peserta juga mendapatkan motivasi dan pengalaman langsung dari mahasiswa berprestasi, yaitu Vyanda Aulia Nazwa, Mahasiswa Berprestasi Pendidikan Khusus Tahun 2025, yang hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Vyanda membagikan pengalaman mengikuti seleksi PILMAPRES, tantangan yang dihadapi, serta strategi dalam mempersiapkan diri.

Vyanda menyampaikan bahwa konsistensi, manajemen waktu, dan keberanian mencoba adalah kunci utama dalam mengikuti PILMAPRES. “Jangan menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari sekarang dengan membangun portofolio prestasi, aktif dalam kegiatan positif, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” ungkapnya.

Para peserta tampak antusias saat sesi diskusi berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara menyusun dokumen capaian unggulan, tips berbicara di depan juri, strategi membuat gagasan kreatif, hingga bagaimana membagi waktu antara akademik dan organisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Khusus UPI dalam mendorong budaya prestasi di kalangan mahasiswa. Program studi berharap semakin banyak mahasiswa yang berani tampil, berkompetisi, dan membawa nama baik Pendidikan Khusus UPI di tingkat fakultas, universitas, maupun nasional.

Dengan adanya sosialisasi ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teknis mengenai PILMAPRES, tetapi juga dorongan mental untuk berani keluar dari zona nyaman dan memaksimalkan potensi diri.

Scroll to Top