Kegiatan ini merupakan suatu program kuliah umum berupa Seminar/Webinar teknologi pendidikan yang melibatkan elemen-elemen dari dunia Teknologi Pendidikan, terutama dosen dan mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, untuk membahas mengenai teknologi pendidikan secara teori dan pengimplementasian keilmuan Teknologi Pendidikan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan era society 5.0. Kegiatan Studium Generale ini akan berbentuk seminar dan diskusi yang diselenggarakan secara hybrid. Melibatkan tokoh-tokoh yang ahli di bidangnya serta seluruh mahasiswa aktif teknologi pendidikan. Kegiatan ini memiliki urgensi untuk dapat memberikan pemahaman mengenai Teknologi Pendidikan secara teori, serta menunjukkan peran Teknologi Pendidikan dalam memecahkan masalah pendidikan.
Studium Generale ini merupakan program kerja rutin satu kali dalam satu periode yang dilakukan oleh Himpunan mahasiswa Teknologi Pendidikan yang selalu dilaksanakan pada awal masuknya perkuliahan karena dikhususkan untuk mahasiswa/i baru Teknologi Pendidikan sebagai bekal dalam perkuliahan. Pada tahun ini, Studium Generale mengusung tema “Curriculum and Educational Technology in the era of society 5.0” juga mengundang 2 pemateri yang ahli dalam bidang keilmuan Teknologi Pendidikan yaitu Dr. Zamzami Zainuddin. dari Universitas Malaya yang dilaksanakan secara daring dan Prof. Dr. H. Said Hamid Hasan, M. A. selaku Guru Besar Bidang Kurikulum Universitas Pendidikan Indonesia yang dilaksanakan secara luring.
Studium Generale saat ini diketuai oleh Rifky Ismail Pratama mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2022 dan di moderatori oleh Della Amelia, S.Pd., M.Pd. yang merupakan dosen Teknologi Pendidikan. Berbeda dari tahun sebelumnya, Studium Generale saat ini tidak hanya di khususkan untuk mahasiswa/i baru Teknologi Pendidikan, namun juga mengundang mahasiswa/i S2 dan S3 Pengembangan Kurikulum serta dosen dosen terkait. Sehingga ada sekitar 270 peserta dalam program Studium Generale yang hadir secara online melalui virtual Zoom Meeting/Live streaming maupun menghadirinya secara langsung.
Dalam pendidikan, era Society 5.0 ini tentu memberikan tantangan tersendiri, kolaborasi manusia dan teknologi akan semakin tampak nyata. Oleh karena itu, mahasiswa khususnya program studi Teknologi Pendidikan sebagai generasi yang berperan dalam bidang ini membutuhkan bekal untuk menghadapi tantangan tersebut. Sehingga diharapkan dengan adanya program ini, mahasiswa/I dapat memahami peran Teknologi Pendidikan dalam mencari cara menuju pembelajaran efektif di era Society 5.0 ini. (Siti Amelia Fasha)

