Tingkatkan Kompetensi Digital Masyarakat, Nunu Mahmud Firdaus Raih Gelar Doktor dengan Model PBL Produktif

BANDUNG, 20 Januari 2026 – Tantangan literasi digital di era disrupsi menuntut inovasi model pembelajaran yang tidak hanya teoritis, namun juga aplikatif. Hal inilah yang melatarbelakangi Nunu Mahmud Firdaus, M.Pd., mahasiswa doktoral (S3) Pendidikan Masyarakat (Penmas) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), untuk mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar secara khidmat di Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, Bandung.

Dalam ujian terbuka tersebut, Dr. Nunu Mahmud Firdaus mempersembahkan riset mendalam berjudul Model Project Based Learning (PBL) Produktif dalam Pelatihan Literasi Digital.” Penelitian ini menawarkan terobosan metodologi pelatihan yang memungkinkan peserta didik menghasilkan karya nyata sebagai luaran langsung dari penguasaan teknologi digital.

Dihadiri Pakar dan Penguji Lintas Institusi Sidang akademik ini dipimpin oleh Dr. Euis Kurniati, M.A., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FIP UPI. Kualitas riset diuji secara ketat oleh dewan penguji yang kredibel, termasuk penguji eksternal dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Anan Sutisna, M.Pd., serta penguji internal Dr. Asep Saepudin, M.Pd.

Keberhasilan promovendus dalam merampungkan studi ini tidak lepas dari bimbingan tim promotor yang ahli di bidang Pendidikan Masyarakat, yakni:

  • Promotor: Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd.
  • Co-Promotor: Dr. Elih Sudiapermana, M.Pd.
  • Anggota: Dr. Yanti Shantini, M.Pd.

Dukungan Institusi dan Sinergi Akademik Momen bersejarah ini turut disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan institusi tempat promovendus mengabdi, yakni IKIP Siliwangi Cimahi. Nampak hadir memberikan dukungan moral di antaranya Ketua Prodi Penmas Dr. Lenny Nuraeni, M.Pd., Kaprodi S2 Penmas Prof. Dr. Enceng Mulyana, M.Pd., serta jajaran staf pengajar Prodi Pendidikan Masyarakat IKIP Siliwangi.

Dalam paparannya, Dr. Nunu menegaskan bahwa Project Based Learning yang bersifat produktif mampu menjawab kejenuhan pelatihan digital konvensional. “Model ini dirancang agar peserta pelatihan tidak hanya sekadar memahami perangkat digital, tetapi mampu menciptakan produk konten maupun solusi digital yang memiliki nilai guna dan daya saing,” ungkapnya.

Kontribusi bagi Pendidikan Masyarakat Promotor, Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas temuan Dr. Nunu yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Model ini diharapkan dapat diimplementasikan secara luas di berbagai pusat pelatihan dan PKBM guna mengakselerasi indeks literasi digital nasional.

Dengan hasil yudisium yang memuaskan, Dr. Nunu Mahmud Firdaus resmi menambah jajaran doktor baru yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat, khususnya di lingkungan IKIP Siliwangi dan dunia pendidikan luar sekolah secara luas.(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah).

Scroll to Top