Transformasi Digital Perpustakaan SMPN 29 Bandung melalui Implementasi SLiMS

Bandung, Mei 2026 – Kelompok 8 yang beranggotakan Fitria Dewi, Muhammad Ulil Albab, Vaira Viky Zainur, dan Wanda Azhar Nurmalasari melaksanakan program pengembangan dan pendampingan pengelolaan Perpustakaan SMPN 29 Bandung sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung transformasi digital literasi sekolah. Program ini berfokus pada optimalisasi sistem administrasi perpustakaan melalui implementasi aplikasi SLiMS (Senayan Library Management System), penataan ruang perpustakaan, serta penguatan identitas visual dan media informasi perpustakaan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh beberapa temuan lapangan, di antaranya penggunaan SLiMS yang belum berkelanjutan, input data buku yang belum menyeluruh, sistem administrasi ganda antara manual dan elektronik, serta penataan koleksi dan fasilitas perpustakaan yang masih memerlukan perbaikan.

Sebagai institusi pendidikan yang memiliki visi membentuk peserta didik yang “MANTAP” berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, kreatif, inovatif, dan peduli lingkungan SMPN 29 Bandung terus berupaya memperkuat budaya literasi dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan kunjungan sejak April hingga Mei 2026, meliputi penataan buku, klasifikasi koleksi, pembuatan struktur organisasi perpustakaan, kartu anggota, poster informasi, booklet, hingga pendampingan penggunaan aplikasi SLiMS kepada pustakawan sekolah. Selain itu, dilakukan pula input minimal 100 data bibliografis koleksi buku sesuai standar pengelolaan perpustakaan digital.

Program ini menghasilkan sejumlah implementasi nyata, seperti tersusunnya buku panduan penggunaan SLiMS, tampilan final profil perpustakaan digital, pembuatan kartu anggota perpustakaan, poster informasi, denah ideal perpustakaan, serta usulan pengadaan sarana pendukung seperti jaringan LAN dan hosting digilib.
Meski demikian, dalam proses implementasi masih ditemukan beberapa kendala, seperti belum adanya pelatihan lanjutan bagi staf perpustakaan, kerusakan scanner perpustakaan, penggunaan sistem administrasi yang masih berjalan secara manual dan elektronik secara bersamaan, serta penataan ruang dan koleksi yang belum optimal.
Melalui evaluasi yang dilakukan, direkomendasikan adanya pendampingan dan pelatihan lanjutan secara berkala, perbaikan sarana pendukung, serta penguatan sumber daya manusia dalam pengoperasian SLiMS agar pengelolaan perpustakaan dapat berjalan lebih terintegrasi dan optimal.
Program ini menjadi langkah awal dalam mendorong perpustakaan sekolah yang lebih modern, adaptif, dan mendukung peningkatan budaya literasi di lingkungan SMPN 29 Bandung. Dukungan pihak sekolah dan keterbukaan seluruh elemen perpustakaan diharapkan mampu mempercepat terwujudnya layanan perpustakaan digital yang lebih efektif dan mudah diakses oleh peserta didik.

Kontributor: Fitria Dewi (2411337), Muhammad Ulil Albab (2404651), Vaira Viky Zainur (2415190), Wanda Azhar Nurmalasari (2401188).

Scroll to Top