Finalisasi Strategi Teknologi Pendidikan, Dosen Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Berkontribusi untuk Pendidikan Bermutu

Tangerang Selatan – Upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua terus diperkuat melalui kegiatan Finalisasi Kajian Strategi Implementasi Teknologi Pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan ini berlangsung pada 25–27 Februari 2026 di Hotel Swiss-Bel Serpong, Tangerang Selatan, Banten, dalam format diskusi kelompok terpumpun (FGD).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pakar dan praktisi di bidang teknologi pendidikan serta pengembangan kurikulum dari berbagai institusi dan organisasi profesi. Di antara peserta yang berkontribusi aktif adalah dosen Program Studi Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, yaitu Dr. Mario Emirzoli, M.Pd dari Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI), Dr. Cepi Riyana, M.Pd dari Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia, serta Dr. Ahmad Fajar Fadlillah, M.Pd dari Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia.

Berdasarkan undangan resmi kegiatan, forum ini bertujuan untuk memfinalisasi kajian strategis terkait implementasi teknologi pendidikan dalam rangka mendukung pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia . Kegiatan dirancang secara kolaboratif melalui serangkaian sesi diskusi, penguatan kajian, hingga penyusunan rekomendasi strategis yang komprehensif.

Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada penguatan kajian oleh Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan, dilanjutkan dengan diskusi kelompok terpumpun yang membahas strategi implementasi teknologi pendidikan secara mendalam. Para peserta, termasuk para dosen dari Prodi Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, terlibat aktif dalam merumuskan berbagai pendekatan inovatif dan kontekstual.

Kontribusi para akademisi ini menjadi sangat penting, mengingat tantangan pendidikan saat ini menuntut integrasi teknologi yang tidak hanya efektif, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan organisasi profesi, diharapkan kajian ini mampu menghasilkan strategi implementatif yang dapat diadopsi secara luas di berbagai satuan pendidikan.

Kegiatan ini ditutup dengan penyampaian hasil diskusi dan perumusan rekomendasi akhir yang diharapkan menjadi rujukan dalam kebijakan dan praktik teknologi pendidikan di Indonesia ke depan.

Scroll to Top