Pemaparan Calon Guru Besar

Pada Rabu dan Kamis, tanggal 28-29 Agustus 2024, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan acara pemaparan kepakaran untuk enam calon guru besar. Acara tersebut diadakan di ruang Rapat Utama lantai 3 gedung FIP B, dibuka oleh Dekan FIP UPI, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si., dan dihadiri oleh jajaran dekanat, ketua program studi, serta dosen dari masing-masing program studi.
Enam calon guru besar yang mempresentasikan makalah kepakaran mereka sebagai berikut:
1. Dr. Asep Suryana, M.Pd. dengan judul “Edifikasi Kepemimpinan Kepala Sekolah (Principalship): Membangun Kepemimpinan Pendidikan Masa Depan (Digitally, Open Minded, Efficacy, and Foresight For Future School)”. Makalah ini membahas tentang transformasi kepemimpinan sekolah di era digital dengan pendekatan yang open-minded dan foresight;
2. Dr. Diding Nurdin, M.Pd. dengan judul “Revitalisasi Peran Spiritual Leadership dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul di Era Transformasi Digital”. Makalah ini menyoroti pentingnya kepemimpinan spiritual dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di tengah perubahan digital.
3. Dr. Juhanaini, M.Ed. dengan judul “Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar Spesifik dalam Bingkai Pedagogik Kritis”. Fokus makalah ini adalah strategi pembelajaran yang berbeda untuk siswa dengan kesulitan belajar khusus dalam kerangka pedagogik kritis.
4. Dr. Ilfiandra, M.Pd. dengan judul “Peta Jalan Pengembangan Bimbingan Konseling Kedamaian: Suatu Kerangka Kerja Multidisiplin”. Makalah ini membahas tentang pengembangan bimbingan dan konseling dengan pendekatan multidisiplin untuk mendukung kedamaian.
5. Dr. Ocih Setiasih, M.Pd. dengan judul “Strategi Pembelajaran untuk Mengembangkan Keterampilan Abad 21 pada Anak Usia Dini”. Makalah ini mengeksplorasi metode pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan anak usia dini menghadapi keterampilan abad 21.
6. Dr. Ernawulan Syaodih, M.Pd. dengan judul “Masa Usia Dini: Pondasi Penting Kualitas Perkembangan Selanjutnya”. Makalah ini membahas pentingnya masa usia dini sebagai dasar untuk perkembangan kualitas di masa depan.
Pemaparan kepakaran diselenggarakan selama dua hari, dan dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya. Setiap sesi memberikan kesempatan bagi calon guru besar untuk menyampaikan pandangan mereka dan berdiskusi dengan audiens tentang topik yang mereka angkat. Semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan bagi para peserta, termasuk dosen dan mahasiswa, serta memperkuat pemahaman tentang isu-isu terkini dalam pendidikan dan kepemimpinan serta dapat menumbuhkan ide-ide baru dan kolaborasi yang bermanfaat di masa depan.

Scroll to Top