Batu Pahat, Johor, Malaysia, 21 Oktober 2025 — Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T., dosen sekaligus Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), menjadi salah satu peneliti yang terlibat dalam Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Tahun 2025. Kegiatan riset kali ini dilaksanakan dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) pada 18–22 Oktober 2025 di Batu Pahat, Johor, Malaysia.

Riset kolaboratif ini diketuai oleh Dr. Fikri Aulia, M.Pd., dari Universitas Negeri Malang, dengan anggota peneliti Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T., dari Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Rayendra, M.Pd., dari Universitas Negeri Padang, serta melibatkan mitra internasional Assoc. Prof. Ts. Dr. Affero bin Ismail dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Adapun fokus penelitian ini adalah “Optimalisasi Pembelajaran STEM Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Literasi Siswa dengan Aplikasi E-Literate”. Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung transformasi pembelajaran abad ke-21 melalui integrasi teknologi pendidikan, pendekatan pedagogis inovatif, serta penguatan literasi digital peserta didik.
Melalui kegiatan FGD ini, para peneliti dari Indonesia dan Malaysia bertukar gagasan dan praktik terbaik dalam penerapan deep learning dan pembelajaran berbasis STEM. Forum ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset lanjutan di bidang Educational Technology dan Sustainability Learning.

Menurut Dr. Dadi Mulyadi, keterlibatan UPI dalam kegiatan riset lintas negara ini merupakan wujud nyata kontribusi dalam memperluas cakrawala penelitian global.
“Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya kajian akademik, tetapi juga memperluas jejaring riset lintas negara yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan,” ujarnya.
Kegiatan Riset Kolaborasi Indonesia 2025 diharapkan dapat menghasilkan temuan-temuan ilmiah yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguatan literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pendidikan.

