
Bandung, 23 Januari 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi pelopor inovasi pendidikan berbasis teknologi melalui pengembangan Robot Lillie, sebuah robot edukasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang sebagai guru modern untuk mendukung pembelajaran multibahasa di Indonesia.
Inovasi ini dipresentasikan dalam ajang 2nd International Conference on Digital Education and Information Technology (IC-DEIT) yang diselenggarakan pada 23–25 Januari 2026 di Changsha, Tiongkok. Riset tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Deni Darmawan bersama tim peneliti dari Universitas Pendidikan Indonesia, yaitu Dr. Linda Setiawati, Dr. Hana Silvana, Dr. Susanti Agustina, dan Ismail, S.Kom.
Inovasi Robot Edukasi Berbasis AI
Robot Lillie merupakan hasil pengembangan riset kolaboratif antara perguruan tinggi dan industri yang terintegrasi dalam ekosistem Digital Center for Innovation Robotics (DCIRV) UPI. Robot ini dirancang sebagai educational assistant berbasis kecerdasan buatan yang mampu berinteraksi secara alami dengan pengguna melalui teknologi Natural Language Processing (NLP), Deep Learning, serta sistem sensor digital.
Robot Lillie dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran berbagai bahasa, antara lain Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Mandarin, Prancis, Spanyol, dan Portugis, serta dapat diterapkan mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
Desain Ramah Pengguna dan Adaptif
Dari sisi desain, Robot Lillie dikembangkan dengan prinsip kemudahan penggunaan dan kenyamanan belajar, di antaranya:
- Desain minimalis dan ramah pengguna
- Bentuk non-humanoid untuk meningkatkan kenyamanan interaksi
- Indikator LED untuk status mendengar, memproses, dan berbicara
- Sistem satu tombol (push-to-talk)
- Tanpa layar untuk menjaga fokus belajar
- Struktur modular yang mudah dirawat dan dikembangkan
Pendekatan ini memungkinkan guru menggunakan robot tanpa memerlukan keahlian teknis khusus.
Mendukung Pembelajaran Cerdas dan Adaptif
Robot Lillie mampu menghasilkan konten pembelajaran secara otomatis sesuai:
- Kurikulum yang digunakan
- Jenjang pendidikan peserta didik
- Preferensi bahasa
- Kebutuhan pembelajaran individual
Seluruh materi dapat disimpan dalam bentuk teks maupun audio, sehingga memudahkan proses evaluasi dan pengembangan pembelajaran berkelanjutan.
Dampak Positif terhadap Kualitas Pembelajaran
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Robot Lillie memberikan dampak signifikan terhadap:
- Peningkatan pemahaman belajar siswa
- Meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar
- Efisiensi kerja guru
- Pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif
- Peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan
Analisis juga menunjukkan bahwa integrasi desain visual, sistem interaksi, dan kualitas konten berkontribusi besar terhadap efektivitas pembelajaran berbasis AI.
Menuju Ekosistem Pendidikan Masa Depan
Robot Lillie menjadi bagian dari roadmap pengembangan DCIRV–VCDLN UPI yang akan diimplementasikan di berbagai wilayah Indonesia serta dikembangkan secara global di Asia, Eropa, dan Kanada. Inovasi ini diproyeksikan sebagai:
- Asisten pengajar berbasis AI
- Platform pembelajaran digital masa depan
- Solusi teknologi pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan
Prof. Dr. Deni Darmawan menegaskan bahwa kehadiran Robot Lillie bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuat peran pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna.
“Robot Lillie merupakan wujud komitmen UPI dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi yang humanis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21,” ujarnya.
