Prodi Pendidikan Khusus UPI Gelar Sosialisasi Daring Program Tokutei Ginou Batch 3 bagi Mahasiswa Angkatan 2022

Bandung, 3 Maret 2026 – Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW) Batch 3 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus angkatan 2022 sebagai bagian dari persiapan menuju peluang karier internasional di Jepang. 

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh mahasiswa secara antusias. Program Tokutei Ginou merupakan skema visa kerja resmi dari pemerintah Jepang yang memungkinkan tenaga kerja asing untuk bekerja di berbagai sektor spesifik, termasuk bidang layanan sosial dan disabilitas, yang relevan dengan kompetensi lulusan pendidikan khusus.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai mekanisme program, persyaratan yang harus dipenuhi, serta tahapan seleksi yang perlu dilalui. Selain itu, dijelaskan pula berbagai keuntungan mengikuti program ini, seperti peluang memperoleh gaji setara pekerja lokal Jepang, pengalaman kerja internasional, serta kontrak kerja hingga lima tahun untuk kategori SSW tahap pertama.

Ketua Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI, Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global. “Melalui program Tokutei Ginou ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkarier di tingkat internasional, khususnya di Jepang yang saat ini memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga profesional di bidang layanan disabilitas,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, baik dari segi kompetensi akademik, keterampilan praktik, maupun kemampuan bahasa Jepang. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini, termasuk mengikuti pelatihan bahasa dan penguatan kompetensi di laboratorium pendidikan khusus.

Selama sesi sosialisasi, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait program, mulai dari proses seleksi, pengalaman kerja di Jepang, hingga tantangan yang mungkin dihadapi selama bekerja di luar negeri. Interaksi ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap peluang karier global yang ditawarkan.

Program Tokutei Ginou sendiri menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Program Studi Pendidikan Khusus UPI dalam menjalin kerjasama internasional, khususnya dengan mitra di Jepang. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa secara individu, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat reputasi institusi di kancah global.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang jelas dan menyeluruh kepada mahasiswa mengenai peluang dan tantangan yang ada, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk mengikuti program Tokutei Ginou Batch 3.

Scroll to Top