Bandung, 28 April 2026 — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Pembinaan Analis Kerja Sama (Pusbin AKS) Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 3 FIP UPI pada Selasa (28/4).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusbin AKS, Andri Kurniawan, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Vimala Asty. Sementara dari pihak FIP UPI hadir Dekan FIP, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd., bersama Dr. Cepi Riyana, M.Pd., selaku Direktur Direktorat Sistem Teknologi Informasi dan Pusat Data UPI, serta Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T., Ketua dan Dr. Ahmad Fajar Fadhlillah, M.Pd., Sekretaris Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum.

Dalam sambutannya, Andri Kurniawan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari proses diskusi dan pertimbangan matang, khususnya dalam melihat potensi kolaborasi di bidang pengembangan program digitalisasi pembelajaran. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal untuk kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam pengembangan modul digital serta pelatihan berbasis daring.
“Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang optimal, khususnya dalam pengembangan modul digital dan pelatihan online yang dapat dimanfaatkan secara luas. Program Studi Teknologi Pendidikan memiliki kapasitas yang relevan untuk mendukung hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd., menyambut baik kerja sama ini sebagai bagian dari komitmen FIP dalam memperluas jejaring kemitraan dan meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan berbasis digital.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dr. Cepi Riyana juga memaparkan berbagai capaian UPI dalam transformasi digital, termasuk pengembangan sistem manajemen berbasis teknologi yang telah mendukung berbagai aktivitas akademik dan administratif. Ia menjelaskan bahwa UPI telah mengembangkan berbagai aplikasi, mulai dari sistem pembelajaran daring hingga manajemen kurikulum dan evaluasi capaian pembelajaran.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam dunia pendidikan saat ini. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Pusbin AKS, menjadi langkah strategis untuk memperkuat inovasi dan implementasi teknologi dalam pendidikan.
Penandatanganan dokumen kerja sama menjadi penutup rangkaian kegiatan, sekaligus menandai dimulainya kolaborasi antara FIP UPI dan Pusbin AKS Kemensetneg RI. Kedua belah pihak berharap sinergi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas layanan pelatihan di masa mendatang.
