Dr. Cepi Riyana hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengembangan Sistem Penilaian dan Assessment Berbasis Pengolahan Data Statistika berbasis Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta se-Kota Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung pada 19–21 Mei 2026 di Aula SMK Negeri 9 Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan sistem penilaian dan asesmen berbasis teknologi serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pengolahan data pendidikan.
Dalam pemaparannya, Dr. Cepi Riyana menekankan pentingnya transformasi sistem penilaian pendidikan yang tidak lagi hanya berorientasi pada hasil akhir pembelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan data untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif, personal, dan berbasis kebutuhan peserta didik.
Ia juga menjelaskan bahwa penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam asesmen pendidikan dapat membantu guru dalam melakukan analisis hasil belajar secara lebih cepat, akurat, dan sistematis. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam penilaian menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki guru pada era transformasi digital pendidikan.
Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru TIK SMP Negeri dan Swasta dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik dan pendampingan terkait pengembangan sistem penilaian berbasis pengolahan data statistika menggunakan pendekatan KKA.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan praktik langsung yang membahas implementasi teknologi kecerdasan artifisial dalam pembelajaran dan evaluasi pendidikan. Para peserta didorong untuk mampu mengembangkan model asesmen yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Melalui kegiatan ini, diharapkan guru TIK dapat menjadi penggerak transformasi digital di sekolah masing-masing, khususnya dalam pengembangan sistem penilaian berbasis teknologi dan data yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
