HIMA Pendidikan Khusus UPI Tingkatkan Kompetensi Pengurus Melalui Upgrading I Periode 2026–2027

Bandung, 24 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Upgrading I Pengurus HIMA Periode 2026–2027pada Minggu, 24 Mei 2026 di Auditorium FIP A. Kegiatan ini diikuti oleh 46 orang pengurus HIMA sebagai bagian dari program penguatan kapasitas organisasi dan pengembangan kompetensi kepemimpinan mahasiswa.

Upgrading merupakan salah satu agenda awal kepengurusan yang bertujuan membekali seluruh pengurus dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mengenai tata kelola organisasi kemahasiswaan. Melalui kegiatan ini, para pengurus diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, efektif, dan bertanggung jawab selama satu periode kepengurusan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Alysa Firyaal Zerlina dan Saskia Holipatul A. selaku Master of Ceremony. Suasana hangat dan penuh semangat dibangun melalui sesi chit-chat interaktif yang bertujuan mempererat hubungan antarpengurus sekaligus membangun semangat kebersamaan sebelum memasuki sesi utama.

Selanjutnya, Fildzah Izzati Ramadhani membuka rangkaian sesi pematerian yang menjadi inti kegiatan. Materi pertama disampaikan oleh Intan Rahma Kamila mengenai Manajemen Kegiatan dan Protokoler. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai tahapan penyusunan sebuah kegiatan, mulai dari perencanaan, koordinasi, penyusunan alur acara, hingga pelaksanaan protokoler yang sesuai dengan standar kegiatan resmi organisasi mahasiswa.

Materi berikutnya mengenai Manajemen Administrasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) disampaikan oleh Syifa Fauziah. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya administrasi organisasi yang tertib, penyusunan surat-menyurat, pengelolaan arsip, pembuatan laporan kegiatan, serta penerapan SOP sebagai pedoman dalam menjalankan seluruh aktivitas organisasi.

Untuk menjaga antusiasme peserta, panitia menyisipkan sesi Ice Breaking yang dipandu kembali oleh Alysa Firyaal Zerlina dan Saskia Holipatul A. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang lebih cair, meningkatkan interaksi antaranggota, serta memperkuat kekompakan dalam kepengurusan baru.

Sesi selanjutnya membahas Manajemen Keuangan Organisasi yang disampaikan oleh Insani Nurul Qolbi. Materi ini memberikan pemahaman mengenai tata kelola anggaran organisasi, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), mekanisme pertanggungjawaban keuangan, hingga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana kegiatan.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap materi yang telah diberikan, panitia mengadakan tes evaluasi yang dipandu oleh Syifa Nursabani Yoga. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap seluruh materi sekaligus menjadi refleksi bagi panitia dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan upgrading di masa mendatang.

Tidak hanya memperoleh materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi internal sesuai bidang masing-masing yang dipandu oleh Divisi Acara di bawah koordinasi Alvira Nur Fatihah. Pada sesi ini, setiap bidang mendiskusikan rencana kerja, pembagian tugas, pola koordinasi, serta target yang ingin dicapai selama masa kepengurusan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman kategori peserta terbaik serta bidang terbaik selama pelaksanaan Upgrading I. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menunjukkan keaktifan, kemampuan bekerja sama, serta antusiasme tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dosen Kemahasiswaan Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI, Hendriano Meggy, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan upgrading merupakan proses penting dalam membangun kualitas organisasi mahasiswa.

“Organisasi mahasiswa merupakan laboratorium kepemimpinan. Melalui upgrading ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengelola kegiatan, administrasi, dan keuangan organisasi, tetapi juga belajar membangun komunikasi, kolaborasi, tanggung jawab, serta kemampuan memecahkan masalah. Kompetensi inilah yang nantinya akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia profesional maupun berkontribusi di masyarakat,” ungkapnya.

Beliau juga berharap seluruh pengurus HIMA Periode 2026–2027 mampu menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus.

Ketua HIMA Pendidikan Khusus Periode 2026–2027 turut menyampaikan bahwa kegiatan upgrading menjadi momentum awal untuk membangun kesamaan visi, mempererat solidaritas antaranggota, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan program kerja selama satu tahun ke depan.

Melalui kegiatan ini, HIMA Pendidikan Khusus UPI tidak hanya mempersiapkan pengurus yang memahami aspek teknis organisasi, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas, komunikatif, dan mampu bekerja secara kolaboratif dalam mendukung kemajuan organisasi serta Program Studi Pendidikan Khusus.

Upgrading I HIMA Pendidikan Khusus Periode 2026–2027 menjadi langkah awal yang strategis dalam menciptakan organisasi mahasiswa yang profesional, solid, dan berdaya saing. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan semangat kolaborasi yang diperoleh selama kegiatan, diharapkan seluruh pengurus mampu menghadirkan berbagai program kerja yang inovatif serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kemahasiswaan di Program Studi Pendidikan Khusus Universitas Pendidikan Indonesia.

Scroll to Top