Dosen Teknologi Pendidikan UPI Dampingi Finalisasi Kurikulum Satuan Pendidikan Berbasis Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial

Bandung – Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Della Amelia, S.Pd., M.Pd., kembali dipercaya sebagai tim pendamping dalam Pendampingan Tahap II Pengembangan Model Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) melalui Perguruan Tinggi untuk sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KAI). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini berlangsung pada 5–8 Juli 2026 di sejumlah sekolah model di berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan pendampingan dibuka secara resmi dan dihadiri oleh Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc., bersama tim pendamping dari berbagai perguruan tinggi mitra, kepala sekolah, serta guru dari sekolah model. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung transformasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

Pada Pendampingan Tahap II, kegiatan difokuskan pada finalisasi dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) berdasarkan hasil analisis dan data baseline yang diperoleh pada Pendampingan Tahap I. Bersama tim pendamping, para guru melakukan penyempurnaan berbagai komponen kurikulum, mulai dari analisis karakteristik satuan pendidikan, penyempurnaan visi dan misi, tujuan pendidikan, hingga pengorganisasian pembelajaran agar selaras dengan implementasi Pembelajaran Mendalam serta integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Selain finalisasi dokumen KSP, kegiatan juga diisi dengan workshop penyusunan dokumen rencana pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam. Workshop ini berfokus pada penyusunan contoh dokumen perencanaan pembelajaran untuk kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang selaras dengan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan. Melalui pendampingan intensif, peserta berhasil menghasilkan contoh rencana pembelajaran yang siap diimplementasikan di sekolah masing-masing.

Lebih dari sekadar menghasilkan dokumen, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas guru sebagai agen perubahan di sekolah. Guru-guru yang mengikuti workshop dipersiapkan untuk menjadi fasilitator yang mampu melakukan pengimbasan kepada guru mata pelajaran lainnya dalam menyusun rencana pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam. Dengan demikian, implementasi kurikulum tidak berhenti pada sekolah model, tetapi dapat diperluas secara berkelanjutan melalui kolaborasi antarpendidik.

Keikutsertaan Della Amelia, S.Pd., M.Pd. dalam kegiatan strategis tingkat nasional ini merupakan bentuk kontribusi nyata Program Studi Teknologi Pendidikan UPI dalam mendukung kebijakan transformasi pendidikan Indonesia. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan satuan pendidikan, diharapkan implementasi Kurikulum Satuan Pendidikan yang inovatif, kontekstual, serta terintegrasi dengan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Scroll to Top