Bandung — Sejumlah dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berkontribusi dalam kegiatan Penyusunan Soal Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) Tahun 2026. Kegiatan dilakukan di Bandung pada tanggal 4 s.d 6 Mei 2026. Keterlibatan para akademisi UPI ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia pendidikan nasional.

Adapun dosen UPI yang terlibat sebagai Tim Penyusun Soal meliputi Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A., Prof. Dr. Rudi Susilana, Dr. Rusman, M.Pd., Dr. Cepi Riyana, M.Pd., serta Dr. Angga Hadiapurwa, M.I.Kom. Para dosen tersebut memiliki kepakaran di bidang kurikulum, teknologi pendidikan, pembelajaran, komunikasi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia pendidikan.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan kompetensi jabatan sekaligus menyusun instrumen seleksi yang relevan, objektif, dan sesuai dengan tuntutan kompetensi Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum di lingkungan Kemdikdasmen. Penyusunan soal dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan aspek profesionalitas, substansi keilmuan, kemampuan analitis, serta pemahaman kebijakan pendidikan dan pengembangan kurikulum.
Sebagai bagian dari tim penyusun soal, para dosen UPI memberikan kontribusi dalam merancang soal yang mampu mengukur kompetensi teknis, manajerial, dan substantif calon pengembang kurikulum. Selain itu, proses penyusunan juga mempertimbangkan dinamika transformasi pendidikan nasional, implementasi kurikulum, pembelajaran mendalam, literasi digital, hingga penguatan kompetensi abad ke-21.
Keterlibatan akademisi UPI dalam kegiatan strategis nasional ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kompetensi dan kepakaran dosen UPI dalam bidang pengembangan kurikulum dan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghasilkan sumber daya manusia pendidikan yang profesional, adaptif, dan mampu mendukung transformasi sistem pendidikan Indonesia.
