Implementasi Sistem Otomasi Perpustakaan Berbasis SLiMS Di SDN 001 Merdeka Bandung Oleh Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi UPI

Bandung, 17 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (Perpusinfo), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kegiatan implementasi perpustakaan digital di Perpustakaan SDN 001 Merdeka Bandung dalam rangka praktik mata kuliah Perpustakaan Digital. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan, mulai April hingga Mei 2026, di lingkungan perpustakaan sekolah yang berlokasi di Jalan Merdeka No. 9, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan penerapan Senayan Library Management System (SLiMS) sebagai sistem otomasi perpustakaan untuk membantu pengelolaan layanan perpustakaan sekolah agar lebih efektif dan terorganisasi secara digital.

Kegiatan ini berfokus pada implementasi dan pengelolaan sistem otomasi perpustakaan sekolah menggunakan aplikasi SLiMS. Tahap awal dimulai dengan observasi lingkungan perpustakaan untuk mengetahui kondisi ruangan, fasilitas, infrastruktur komputer, hingga kebutuhan otomasi dari sistem pengelolaan yang sedang berjalan, yang dilanjutkan dengan pengurusan surat izin magang. Setelah persiapan matang, dilakukan proses instalasi aplikasi pendukung meliputi XAMPP sebagai server lokal, SLiMS sebagai inti sistem manajemen perpustakaan, dan Ngrok untuk mempermudah akses jaringan. Sistem yang telah terpasang kemudian langsung dikonfigurasi dengan menginput profil perpustakaan dan data sekolah, serta melakukan kustomisasi tampilan seperti penggantian tema dan logo agar sesuai dengan identitas resmi sekolah.

Tahap selanjutnya difokuskan pada pengolahan data dan penataan fisik koleksi perpustakaan. Proses ini meliputi perpindahan data buku dari file Excel maupun penambahan secara manual ke dalam sistem, serta pendataan anggota perpustakaan yang terdiri dari siswa dan guru untuk mendukung proses sirkulasi. Data buku yang telah tersimpan kemudian dicetak dalam bentuk label dan barcode untuk ditempel pada setiap koleksi, yang selanjutnya diuji fungsionalitas pembacaannya menggunakan barcode scanner. Dilakukan juga penataan buku di rak berdasarkan nomor klasifikasi agar koleksi lebih mudah dicari. Pada hari terakhir, diberikan panduan kepada pihak perpustakaan mengenai pengoperasian SLiMS, mulai dari proses login, pengelolaan data, sirkulasi peminjaman dan pengembalian, hingga penggunaan alat scanner.

Tujuan dari kegiatan implementasi perpustakaan digital yang dilaksanakan dengan menerapkan sistem otomasi berbasis SLiMS di Perpustakaan SDN 001 Merdeka Bandung ini merupakan bentuk upaya dalam mendukung transformasi digital pengelolaan perpustakaan sekolah. Selain menjadi bagian dari praktik mata kuliah Perpustakaan Digital, kegiatan ini juga dirangcang agar dapat memberikan pengalaman langsung baik untuk kami maupun kepada pihak perpustakaan sekolah dalam mengaplikasikan ilmu otomasi perpustakaan di lingkungan nyata. Adapun manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi dua sisi yaitu bagi pihak sekolah yang dapat terbantu dengan implementasi SLiMS yang dapaat memudahkan pengelolaan koleksi buku, pendataan anggota, serta proses sirkulasi peminjaman maupun pengembalian perpustakaan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Lalu penataan koleksi berdasarkan klasifikasi DDC juga membuat koleksi buku di perpustakaan sekolah lebih mudah diorganisisr serta ditemukan oleh pengelola maupun oleh murid yang berjungkung ke perpustakaan. Bagi kami selaku mahasiswa, kegiatan ini dapat memperdalam pemahaman kami terkait bagaimana teknologi informasi diadaptasikan pada lingkungan perpustakaan sekolah secara langsung, sekaligus melatih kemampuan teknis serta komunikasi dalam pendampingan pustakawan dalam mengelola sistem otomasi SLiMS . Secara luas kegiatan ini kami harapkan dapat manjadi langkah awal yang mendorong perpustakaan sekolah untuk dapat terus berkembang menuju layanan yang lebih efektik, tertata, serta berbasis digital dalam mengikuti perkembangan zaman.
Tantangan Dalam proses implementasi perpustakaan digital di SDN 001 Merdeka Bandung, terdapat beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan. Pada tahap awal instalasi aplikasi SLiMS, jaringan internet sekolah belum dapat terhubung dengan komputer perpustakaan sehingga proses penginstalan aplikasi sempat mengalami hambatan. Selain itu, proses penginputan data bibliografi juga beberapa kali terganggu akibat pemadaman listrik mendadak yang menyebabkan komputer perpustakaan mati dan sistem harus dijalankan kembali dari awal. Kendala lainnya ditemukan pada fasilitas pendukung yang masih terbatas, khususnya layanan fotokopi dan perangkat yang digunakan untuk pengeditan file. Keterbatasan perangkat serta waktu operasional fasilitas yang singkat membuat proses pencetakan label dan kebutuhan administrasi lainnya membutuhkan penyesuaian waktu kerja. Meskipun demikian, seluruh anggota kelompok tetap berupaya menyesuaikan proses pelaksanaan kegiatan agar implementasi perpustakaan digital dapat berjalan dengan baik hingga tahap operasional.

Dari kegiatan ini, sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS berhasil diterapkan di Perpustakaan SDN 001 Merdeka Bandung sebagai langkah awal untuk mewujudkan pengelolaan perpustakaan yang lebih modern dan tertata. Proses penerapannya dimulai dari instalasi XAMPP, SLiMS, sampai Ngrok hingga semuanya bisa berjalan lancar di lingkungan perpustakaan sekolah. Sistemnya memang dijalankan secara offline lewat server lokal, tapi tetap bisa diakses dari beberapa perangkat berkat bantuan Ngrok, jadi pengelolaan perpustakaan jadi jauh lebih gampang. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga ikut menginput data pustakawan ke dalam aplikasi SLiMS, memasukkan sekitar 100 data lebih bibliografi buku, dan mencetak label dan barcode untuk koleksi yang sudah didata. Selain itu, rak buku di perpustakaan juga dirapikan dan ditata ulang sesuai dengan klasifikasi DDC supaya koleksinya menjadi lebih rapi dan buku jadi lebih mudah ditemukan. Sistem SLiMS yang sudah terpasang kemudian mulai dipakai untuk layanan peminjaman dan pengembalian buku lewat scan barcode, sehingga proses sirkulasi jadi jauh lebih gampang dan praktis dibanding cara manual yang dipakai sebelumnya. Tidak hanya itu, pustakawan pun mendapatkan panduan penggunaan dasar SLiMS lewat buku panduan dan video tutorial yang sudah mahasiswa siapkan. Tidak ada sosialisasi langsung yang dilakukan, dikarenakan pustakawannya sedang sibuk mengerjakan hal lain sehingga tidak ada waktu untuk dilakukannya sosialisasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan perpustakaan sekolah bisa mulai beradaptasi dengan sistem layanan berbasis digital dan terus memanfaatkan SLiMS dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi kami sebagai mahasiswa karena bisa langsung mempraktikkan ilmu otomasi perpustakaan di lingkungan sekolah, terutama lewat penerapan sistem SLiMS. Selama proses kegiatan berlangsung, tidak hanya belajar soal pengelolaan sistem perpustakaan dengan berbasis digital, tetapi juga menjadi lebih paham gimana caranya teknologi diadaptasi di perpustakaan sekolah yang sebelumnya masih serba manual. Melalui implementasi ini, diharapkan Perpustakaan SDN 001 Merdeka Bandung bisa terus mengembangkan layanannya supaya bisa semakin efektif, rapi, dan mudah untuk diakses oleh pustakawan. Penerapan SLiMS ini juga diharapkan bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mendukung transformasi digital perpustakaan sekolah, sehingga proses pengelolaan koleksi dan layanan peminjaman bisa berjalan lebih baik kedepannya.

Kontributor : Aurevia Videlya Devanata (2407987), Nazwa Aqma Syahira (2404319), Ryan Kusnanto (2405086), Syifa Khairul Bariiyah (2400049)

Scroll to Top