Bandung, 10 Mei 2026 — Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Perpustakaan Universitas Widyatama sebagai bagian dari mata kuliah Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan dan Informasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pada 13 April 2026 dan 4 Mei 2026, bertempat di Perpustakaan Universitas Widyatama, Jalan Cikutra No. 204, Bandung.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh empat mahasiswa, yaitu Annisa Rahmi Hapsari, Deni Kusumah Wardani, Khuzaimah, dan Sintia Rahmawati, di bawah bimbingan Dr. Angga Hadiapurwa, M.I.Kom. dan Yayu Wulandari, M.I.Kom. selaku dosen pengampu mata kuliah.
Monitoring dan evaluasi dilakukan secara komprehensif mengacu pada Peraturan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2024 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi (SNP PT), yang mencakup sembilan aspek utama, yaitu standar koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan perpustakaan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, inovasi dan kreativitas perpustakaan, tingkat kegemaran membaca, serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).
Dalam pelaksanaannya, tim evaluator menggunakan pendekatan model evaluasi Formatif-Sumatif yang dikembangkan oleh Michael Scriven. Pengumpulan data dilakukan melalui empat metode, yaitu observasi langsung, wawancara mendalam dengan kepala perpustakaan dan pustakawan, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada pemustaka menggunakan skala Likert.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Perpustakaan Universitas Widyatama secara umum telah memenuhi sebagian besar indikator SNP PT, ditandai dengan diperolehnya akreditasi A, terdaftarnya Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) sejak 2014, serta tersedianya sistem otomasi berbasis SLiMS dan layanan digital yang mencakup repository open access, OPAC, dan akses database internasional. Di sisi lain, evaluasi juga mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih memerlukan perhatian dan pengembangan, di antaranya kecukupan rasio tenaga perpustakaan, ketersediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas, serta pengembangan instrumen pengukuran dampak layanan berbasis pemustaka.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan ilmu di lapangan sekaligus kontribusi akademik mahasiswa dalam mendukung pengembangan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia yang lebih berkualitas, inklusif, dan berdaya saing.
Kontributor: Annisa Rahmi Hapsari (2309934), Khuzaimah (2307322), Deni Kusumah Wardani (2312402), Sintia Rahmawati (2312340)

