Uji Publik Muatan Lokal, Dr. Cepi Riyana, M.Pd., Beri Masukan Strategis untuk Kurikulum Nasional

Jakarta – Dr. Cepi Riyana, M.Pd., dosen Universitas Pendidikan Indonesia, turut berpartisipasi sebagai peserta uji petik dalam kegiatan uji publik rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) tentang Muatan Lokal.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pada 5–7 Maret 2026 di Hotel Mercure Jakarta Batavia . Uji publik ini menjadi bagian dari proses strategis dalam penyiapan kebijakan teknis, khususnya dalam penguatan kurikulum dan pembelajaran berbasis konteks lokal.

Sebagai peserta uji petik, Dr. Cepi Riyana terlibat aktif dalam memberikan masukan, telaah, serta perspektif akademik terhadap rancangan regulasi yang sedang disusun. Keterlibatan akademisi dalam forum ini menjadi penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan memiliki landasan ilmiah yang kuat sekaligus relevan dengan praktik pendidikan di lapangan.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini tengah menggalang partisipasi publik secara luas dalam rangka menjaring aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, praktisi pendidikan, hingga komunitas budaya. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyusun kebijakan yang inklusif dan partisipatif.

Uji publik ini juga menegaskan bahwa penguatan muatan lokal dalam kurikulum tidak hanya berfungsi untuk memperkaya wawasan peserta didik terhadap identitas dan kearifan daerah, tetapi juga harus selaras dengan kerangka pendidikan nasional. Dengan demikian, muatan lokal diharapkan mampu menjadi bagian integral dalam membentuk karakter, kompetensi, serta kesadaran budaya generasi muda.

Melalui partisipasi aktif para ahli dan praktisi, termasuk Dr. Cepi Riyana, diharapkan rancangan Permendikdasmen tentang Muatan Lokal dapat disempurnakan sehingga implementatif, kontekstual, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Scroll to Top