Jakarta — Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi pembahas dari unsur akademisi dalam kegiatan Rapat Pembahasan I Penyiapan Materi E-Learning Pengembangan Kompetensi Bidang Cipta Karya dan Prasarana Strategis yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Prasarana Strategis, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pekerjaan Umum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di Ruang Rapat Semanggi, Gedung Heritage Lantai 2, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta Selatan. Agenda utama kegiatan meliputi pembahasan materi e-learning serta draft naskah video pembelajaran untuk pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang Cipta Karya dan Prasarana Strategis.
Dalam kegiatan ini, Dr. Dadi Mulyadi hadir melalui zoom sebagai akademisi yang memberikan masukan dan pembahasan terkait pengembangan materi pembelajaran digital, khususnya dalam aspek desain pembelajaran, penyusunan materi e-learning, serta pengembangan media video pembelajaran yang efektif dan sesuai kebutuhan pengembangan kompetensi ASN.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dalam meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi melalui sistem pembelajaran berbasis digital atau e-learning. Pusat Pengembangan Kompetensi SDA, Cipta Karya dan Prasarana Strategis memiliki tugas dalam penyusunan dan standarisasi teknik, materi, serta tenaga pengajar pengembangan kompetensi di bidang tersebut.
Selain melibatkan unsur akademisi, kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, widyaiswara, tim pengembang materi, serta praktisi dari berbagai instansi. Kehadiran Dr. Dadi Mulyadi menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pembelajaran digital dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Melalui forum pembahasan ini diharapkan materi e-learning dan naskah video yang dikembangkan dapat menghasilkan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan mampu mendukung peningkatan kompetensi ASN di bidang Cipta Karya dan Prasarana Strategis secara berkelanjutan.
