Bandung, 2 April 2026 — Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas), Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, melalui program International Community Development, menyelenggarakan kegiatan pelatihan daring bertajuk “Penerapan e-Collaborative Learning Platform dalam Mengatasi Kompetensi Guru di CLC Kota Kinabalu Malaysia” pada Kamis, 2 April 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan melibatkan kolaborasi antara akademisi UPI dengan mitra internasional dari SIKK (Sekolah Indonesia Kota Kinabalu) Malaysia. Berdasarkan jadwal kegiatan pada dokumen resmi, sesi pembukaan dilaksanakan pada pukul 08.00–08.30 WIB dan diisi oleh sambutan dari pihak penyelenggara dan mitra .
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Prodi Penmas FIP UPI, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd., hadir mewakili Ketua Prodi Penmas dan memberikan sambutan pembukaan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam penguatan kompetensi pendidik, khususnya bagi guru di Community Learning Center (CLC).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Pendidikan Masyarakat dalam mengembangkan praktik pendidikan berbasis kolaborasi global. Melalui pemanfaatan platform e-collaborative learning, diharapkan kompetensi guru dapat meningkat secara adaptif sesuai dengan tuntutan era digital,” ungkapnya.
Sementara itu, sambutan dari pihak mitra disampaikan oleh Kepala SIKK Malaysia, Sahyudin, M.TESOL, yang menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru di lingkungan CLC Kota Kinabalu.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Dukungan dari UPI, khususnya Prodi Pendidikan Masyarakat, memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas guru kami, terutama dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran,” ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Ketua International Community Development yakni Dr Purnomo, M.Pd bahwa upaya peningkatan kapasitas guru-guru SIKK harus dijembatani dengan adanya media (aplikasi) yang memudahkan guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Prodi Pendidikan Masyarakat, di antaranya Dr. Cucu Sukmana, M.Pd. dengan materi Quality Assurance Pendidikan Masyarakat, serta Dr. Eko Sulistiono, M.Pd. yang menyampaikan materi Andragogi dalam Pelatihan. Selain itu, turut disampaikan materi terkait pembelajaran digital oleh tim International Community Development UPI.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan rangkaian kegiatan mulai dari pre-test, penyampaian materi, diskusi, hingga post-test sebagai bentuk evaluasi pembelajaran. Fokus utama kegiatan adalah penguatan kompetensi guru melalui pendekatan pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi digital.
Kegiatan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi guru berbasis inovasi pembelajaran;
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi internasional antara UPI dan SIKK Malaysia;
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan platform digital dalam proses pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI kembali menegaskan perannya dalam pengembangan pendidikan masyarakat berbasis global, serta kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi komunitas Indonesia di luar negeri. (Kontributor Humas Prodi Penmas, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd)
