
Bandung, 2026 – Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperluas jejaring akademik global melalui kunjungan strategis ke Tsukuba University, Jepang. Dalam pertemuan bersama Prof. Toshibumi Kakizawa, UPI secara resmi mempromosikan penyelenggaraan The 16th International Conference on Special Education in the Southeast Asia Region (ICSAR 2026) sekaligus membahas rencana program lecture exchange pada semester ganjil tahun 2026.
ICSAR 2026 merupakan konferensi internasional bergengsi di bidang pendidikan khusus yang akan diselenggarakan pada 7–9 Oktober 2026 di Universitas Pendidikan Indonesia. Mengusung tema “Advancing Inclusive and Resilient Special Education Ecosystems: Research, Innovation, and Cross-Cultural Collaboration in the Asia Region”, konferensi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi akademik lintas negara dalam mengembangkan pendidikan inklusif yang adaptif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi UPI mengundang secara langsung akademisi Tsukuba University untuk berpartisipasi aktif dalam ICSAR 2026, baik sebagai pemakalah, pembicara, maupun mitra kolaborasi riset. Berbagai topik strategis yang akan diangkat dalam konferensi ini meliputi identifikasi dan intervensi dini, inovasi asesmen dan diagnosis, pedagogi pendidikan inklusif, teknologi asistif, hingga kebijakan dan kepemimpinan dalam pendidikan khusus.

Selain promosi ICSAR 2026, pertemuan ini juga membahas rencana implementasi program lecture exchange antara UPI dan Tsukuba University yang akan dilaksanakan pada semester ganjil 2026. Program ini dirancang sebagai sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik melalui kuliah umum, seminar internasional, serta kelas kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi.
Ketua Program Studi Pendidikan Khusus UPI, Dr. dr. Riksma Nurahmi R.A., M.Pd., dalam tanggapannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi UPI di tingkat internasional. “ICSAR 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk menghadirkan forum ilmiah global yang tidak hanya mempertemukan para akademisi, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi nyata dalam bidang pendidikan khusus,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi dengan mitra internasional seperti Tsukuba University. “Melalui pertemuan ini, kami tidak hanya mempromosikan konferensi internasional, tetapi juga membangun kerja sama berkelanjutan melalui program lecture exchange. Ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan dosen dalam memperluas wawasan global serta meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi internasional, serta memperkuat pengembangan kurikulum berbasis global di lingkungan Program Studi Pendidikan Khusus UPI.
Dengan adanya promosi ICSAR 2026 dan rencana lecture exchange ini, UPI optimis dapat terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan khusus di tingkat regional maupun internasional.
