
BANDUNG, 23 Desember 2025 – Guna memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai koridor strategis universitas, Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) menggelar rapat koordinasi laporan capaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2025. Rapat yang menjadi ajang evaluasi akhir tahun ini dilaksanakan pada Selasa (23/12) di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung FIP.
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 15.45 WIB ini dihadiri oleh pimpinan departemen, unit penjaminan mutu, serta seluruh staf pengajar dan kependidikan di lingkungan Prodi Penmas.
Capaian Strategis dan Penyerapan Anggaran Rapat ini difokuskan pada pemaparan sejauh mana anggaran yang dialokasikan dalam RKAT 2025 telah bertransformasi menjadi program-program berdampak. Laporan tersebut mencakup realisasi penyerapan dana di bidang akademik, kemahasiswaan, sarana prasarana, serta riset dan pengabdian masyarakat.
Ketua Program Studi Penmas Dr. Yanti Shantini menyampaikan dalam arahannya menyampaikan bahwa efektivitas anggaran tahun ini sangat erat kaitannya dengan target SDGs Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas). Penyerapan anggaran diarahkan pada penguatan kompetensi lulusan, digitalisasi materi ajar, dan peningkatan jabatan fungsional dosen yang baru-baru ini tercapai.
“Rapat RKAT ini adalah bentuk transparansi dan tanggung jawab moral kita kepada institusi dan publik. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pendidikan masyarakat dan pencapaian indikator kinerja utama (IKU) universitas,” ungkap Ketua Prodi.
Evaluasi Menuju Tahun 2026 Selama lebih dari dua jam sesi rapat, seluruh peserta melakukan evaluasi mendalam terhadap program yang telah tuntas, yang sedang berjalan, maupun yang memerlukan akselerasi. Catatan dari rapat ini akan menjadi dasar penyusunan strategi RKAT untuk tahun anggaran 2026 mendatang.
Beberapa poin penting yang disoroti meliputi peningkatan publikasi ilmiah internasional dan efisiensi operasional prodi. Meski secara umum target RKAT 2025 tercapai dengan sangat baik, pimpinan menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Rapat diakhiri dengan permohonan maaf ke dewan dosen apabila selama menunaikan tugas di tahun 2025 masih banyak kekuranganya, mudah-mudahan pada tahun 2026 lebih erat lagi kebersamaan dan komitmen bersama untuk mempertahankan ritme kerja yang produktif guna membawa Prodi Penmas menjadi pusat keunggulan pendidikan non-formal di tingkat regional.
(Kontributor Humas Prodi, Dadang Yunus Lutfiansyah)

