Finalisasi Panduan Pendampingan Sekolah Model, Perkuat Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial

Jakarta – Della Amelia, M.Pd., dosen Prodi Teknologi Pendidikan FIP UPI, terlibat sebagai Tim Penyusun dokumen pendampingan sekolah model melalui perguruan tinggi dalam kegiatan Penyusunan Draft Final Buku Panduan Pendampingan Sekolah Model yang berfokus pada implementasi pembelajaran mendalam serta pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (KKA).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pada 8–10 Maret 2026 di Holiday Inn & Suites Jakarta Gajah Mada, Jakarta Barat . Kegiatan ini mencakup dua agenda utama, yaitu finalisasi dokumen pendampingan serta koordinasi dan sosialisasi program kepada sekolah model.

Dalam proses penyusunan, Della Amelia bersama tim perguruan tinggi berkontribusi dalam merumuskan dokumen panduan yang sistematis dan implementatif. Panduan ini dirancang sebagai acuan bagi perguruan tinggi dalam mendampingi sekolah model, khususnya dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning) serta integrasi koding dan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan daftar peserta pada halaman 4 dokumen, Della Amelia tercatat sebagai bagian dari tim perguruan tinggi yang terlibat langsung dalam kegiatan ini . Kolaborasi lintas institusi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kualitas panduan yang dihasilkan.

Setelah proses penyusunan draft final, buku panduan tersebut selanjutnya didiseminasikan kepada sekolah model yang akan didampingi, yaitu sebanyak 9 sekolah yang tersebar di 4 provinsi, meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Diseminasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh terkait implementasi program di tingkat satuan pendidikan.

Selain itu, kegiatan juga diikuti dengan koordinasi bersama sekolah model untuk menyamakan persepsi terkait program pendampingan. Hal ini penting guna memastikan keselarasan antara perguruan tinggi sebagai pendamping dan sekolah sebagai pelaksana program di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan implementasi pembelajaran berbasis teknologi, khususnya koding dan kecerdasan artifisial, dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih mendalam, adaptif, dan relevan dengan tuntutan era digital.

Scroll to Top