Dalam rangka menghadapi percepatan transformasi digital di bidang pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Surabaya bersama mitra pendidikan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru SMA negeri dan swasta se-Kota Surabaya pada 11 Mei 2026 di Kampus STIESIA Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 yang semakin terintegrasi dengan teknologi digital.

Pelatihan diikuti oleh guru-guru dari berbagai SMA negeri dan swasta di Kota Surabaya, khususnya dari rumpun sains, matematika, dan informatika. Setiap sekolah mengirimkan perwakilan guru untuk mengikuti pelatihan intensif yang dirancang secara hibrida melalui sesi luring dan daring. Kegiatan ini bertujuan membekali para pendidik dengan kemampuan dasar pemrograman komputer dan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan personal.
Materi pelatihan mencakup pengenalan logika pemrograman menggunakan bahasa Python, konsep dasar machine learning, hingga pemanfaatan aplikasi AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, dan Canva Magic Write dalam penyusunan modul ajar, pembuatan soal evaluasi, serta pemberian umpan balik otomatis kepada peserta didik. Selain itu, peserta juga dilatih menggunakan platform coding interaktif seperti Google Colab dan Replit untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan program sederhana.
Metode pelatihan menggunakan pendekatan project-based learning, di mana setiap peserta diwajibkan menghasilkan produk akhir berupa prototype perangkat pembelajaran berbasis AI atau mini program interaktif sesuai bidang studi masing-masing. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan praktis guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran di sekolah.
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Cepi Riyana, M.Pd., dosen Universitas Pendidikan Indonesia yang diundang sebagai pemateri berdasarkan surat resmi dari MKKS SMA Negeri Kota Surabaya. Kehadiran akademisi dan praktisi pendidikan diharapkan mampu memperluas wawasan guru mengenai implementasi coding dan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan modern.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi secara pasif, tetapi juga mampu menjadi fasilitator literasi digital yang kreatif dan inovatif. Pelatihan ini sekaligus mendukung visi Kota Surabaya sebagai kota pendidikan berbasis teknologi serta memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi dan berbasis proyek.
