FIP UPI Bagikan Pengalaman Akreditasi Internasional ACQUIN kepada FKIP Universitas Halu Oleo

Bandung – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia menjadi rujukan bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) dalam menyiapkan akreditasi internasional. Kegiatan kunjungan kerja sama dan benchmarking akreditasi internasional ACQUIN ini digelar Senin (19/10/2026) di Ruang Rapat Lantai 3 FIP UPI. Tujuannya memberi FKIP UHO peta jalan konkret menuju pengakuan mutu berstandar Eropa.
Kegiatan diawali sambutan Dekan FKIP Universitas Halu Oleo, Dr. Damhuri, S.Pd., M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan kunjungan, yaitu mempererat kerja sama antarfakultas dan belajar langsung dari pengalaman FIP UPI dalam menyiapkan program studi menuju akreditasi internasional.
Sambutan berikutnya sekaligus pembukaan acara disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FIP UPI, Dr. Euis Kurniati, M.Pd. Beliau menyambut rombongan FKIP UHO dan berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih luas antara kedua institusi, baik dalam penjaminan mutu maupun dalam bidang tridarma lainnya. Dr. Euis Kurniati lalu secara resmi membuka kegiatan.
Peran utama FIP UPI tampak dalam sesi diskusi yang dipimpin Dr. Ipah Saripah, M.Pd., Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling sekaligus anggota expert panel akreditasi ACQUIN. Ia menguraikan enam tahap prosedur akreditasi, sepuluh standar European Standards and Guidelines (ESG), serta daftar bukti untuk setiap standar. Dr. Ipah juga memaparkan enam titik rawan yang sering menjadi catatan asesor, di antaranya pemetaan capaian pembelajaran, konversi SKS ke ECTS, serta siklus mutu yang tidak ditindaklanjuti.
Dampaknya langsung dirasakan peserta. Tim FKIP UHO pulang membawa daftar periksa bukti dan peta waktu persiapan selama dua belas bulan. Bagi FIP UPI, kegiatan ini memperkuat perannya sebagai fakultas yang berbagi praktik baik penjaminan mutu.

Sebagai rekomendasi strategis, FIP UPI siap berperan sebagai pendamping dan narasumber bagi FKIP UHO dalam memperkuat penyusunan dokumen akreditasi, terutama Self-Assessment Report dan pemetaan bukti terhadap standar ESG. Masukan dari FIP UPI diharapkan membantu FKIP UHO menyempurnakan dokumennya secara mandiri sesuai karakteristik program studi masing-masing.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak. Pengetahuan yang dimiliki dosen UPI tidak berhenti di lingkungan kampus sendiri, tetapi ikut mengangkat mutu pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. Kolaborasi ini mempercepat pemerataan mutu, sehingga calon guru dari berbagai daerah memperoleh pengalaman belajar yang diakui secara global.
Upaya ini juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), terutama peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penyiapan guru yang kompeten, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antar universitas. Program studi yang terakreditasi internasional akan menghasilkan pendidik bermutu yang kelak memperkuat sekolah dan masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri para Wakil Dekan, Ketua Program Studi dan Gugus Kendali Mutu, serta Satuan Kendali Mutu FIP UPI. Diskusi berlangsung interaktif dan diakhiri dengan penjajakan tindak lanjut kerja sama.
Kontributor : Ade Romi Rosmia, M.Pd

 

Scroll to Top