Bandung, 3 November 2026, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi menyelenggarakan Seminar Hasil Program Penguatan Profesional Bidang Keahlian (P3KH) di Perpustakaan SMAN 15 Bandung. Kegiatan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban sekaligus pemaparan hasil pelaksanaan program yang berlangsung sejak 7 September hingga 29 Oktober 2026. Melalui seminar tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai kegiatan dan capaian yang telah dilakukan selama terlibat dalam pengelolaan perpustakaan sekolah.
Pelaksanaan Seminar Hasil P3KH diikuti oleh dua mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, yaitu Annisa Naila Farah dan Sarah Sabila, dengan didampingi oleh dosen pembimbing, Ibu Liddya Ganda Asmara, M.I.Kom. Seminar hasil ini turut dihadiri oleh Bapak Muhamad Jaelani, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah sekaligus perwakilan pihak SMAN 15 Bandung, serta Bapak Ruslan Pane, S.Sos. dan Dedi Sutisna selaku pustakawan Perpustakaan SMAN 15 Bandung. Kehadiran pihak sekolah dan dosen pembimbing menjadi bagian dari kegiatan evaluasi serta penyampaian hasil program yang telah dilaksanakan.
Salah satu fokus utama kegiatan P3KH SMAN 15 Bandung adalah digitalisasi koleksi melalui pemanfaatan sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Selama pelaksanaan program, mahasiswa berhasil menginput sebanyak 12.000 eksemplar dari 300 judul koleksi, atau sekitar 80% dari keseluruhan koleksi perpustakaan. Kegiatan ini juga mencakup pengolahan data bibliografis, klasifikasi, pencetakan dan pemasangan label nomor panggil serta barcode, hingga penataan koleksi berdasarkan kelompok subjek. Selain itu, pemanfaatan barcode scanner mulai diterapkan untuk mendukung proses layanan sirkulasi agar pengelolaan peminjaman dan pengembalian koleksi dapat dilakukan secara lebih praktis.
Selain digitalisasi dan pengolahan koleksi, mahasiswa turut melaksanakan kegiatan pendukung lainnya, seperti promosi perpustakaan melalui media sosial Instagram, penataan koleksi pada rak tematik, dan monitoring dan evaluasi perpustakaan. Sebagai salah satu luaran program, mahasiswa juga menyusun panduan praktis penggunaan SLiMS yang memuat tahapan pengoperasian sistem, khususnya dalam proses penginputan data koleksi serta pencetakan barcode dan label. Panduan ini disusun sebagai pedoman bagi pustakawan agar kegiatan digitalisasi dan pengelolaan koleksi melalui SLiMS dapat terus dilanjutkan secara mandiri dan berkelanjutan setelah program P3KH berakhir.
Melalui seminar hasil ini, mahasiswa tidak hanya memaparkan capaian kegiatan, tetapi juga menyampaikan kontribusi yang telah diberikan selama pelaksanaan P3KH. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara UPI dan SMAN 15 Bandung dalam mendukung pengembangan perpustakaan sekolah. Di sisi lain, pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi kepustakawanan secara langsung serta memahami kebutuhan dan tantangan pengelolaan perpustakaan dalam lingkungan pendidikan.

