Bahas Rancangan PKS, FIP UPI Dan SPN Polda Jabar Perkuat Kolaborasi Pendidikan Kepolisian

Bandung – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, melalui Program Studi Pendidikan Masyarakat, menggelar diskusi kerja sama dengan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Barat pada Senin, 19 Oktober 2026, di Ruang Rapat FIP Lantai 3. Pertemuan ini membahas rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Implementasi Outcome-Based Education (OBE) bagi tenaga pendidik (gadik) SPN. Kerja sama ini dirancang untuk menjawab kebutuhan SPN dalam menerapkan kurikulum OBE yang kini menjadi acuan pendidikan pembentukan di lingkungan Polri.

Dalam diskusi tersebut, FIP UPI memaparkan rancangan diklat yang disusun berdasarkan pemetaan kompetensi gadik. Materinya meliputi pemahaman konsep OBE, penguatan kompetensi mengajar melalui bina suasana, dinamika kelompok, serta pendekatan andragogi dan pedagogi. Diklat juga membekali gadik dengan perancangan pembelajaran dan instrumen asesmen, pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk media ajar, dan praktik microteaching. Dalam program ini, Prodi berperan menyusun kurikulum diklat, modul, dan instrumen evaluasi, serta menyiapkan narasumber dan pendamping.

Kerja sama ini memperluas dampak UPI di lingkungan pendidikan kepolisian. Melalui training of trainers yang telah dilaksanakan, gadik SPN menunjukkan peningkatan pemahaman tentang OBE dan mampu menyusun rancangan pembelajaran berbasis capaian. Penguatan kerja sama dalam bentuk PKS diharapkan menjadikan program ini berkelanjutan, terukur, dan menjangkau lebih banyak tenaga pendidik, pelatih, serta pengasuh.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan mitra. Keahlian UPI di bidang pendidikan tidak berhenti di ruang kuliah, tetapi diterapkan langsung untuk meningkatkan mutu pendidikan calon Bintara Polri.

Kolaborasi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi pendidik dan mutu pembelajaran. Kontribusi lainnya pada SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan menyiapkan personel Polri yang profesional, menjunjung HAM, dan humanis. Kerja sama ini sekaligus mewujudkan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan institusi negara.

Sebagai rekomendasi strategis, PKS perlu memuat peta jalan diklat yang bertahap, mulai dari sosialisasi dan pendampingan penyusunan rancangan pembelajaran hingga penerapan penuh pada satu angkatan. Pendampingan pascadiklat melalui supervisi kelas dan forum belajar sejawat juga penting agar hasil pelatihan benar-benar diterapkan. Selain itu, sejumlah gadik perlu disiapkan sebagai fasilitator internal untuk menjaga keberlanjutan program. PKS juga perlu dilengkapi dengan evaluasi dampak berbasis data, seperti hasil belajar siswa dan Raport CPL, serta sertifikasi kompetensi pendidik sebagai penguatan karier gadik.

Diskusi ini diharapkan berlanjut pada finalisasi naskah PKS dan penyusunan rencana kerja bersama. Melalui kerja sama ini, FIP UPI dan SPN Polda Jawa Barat berkomitmen membangun ekosistem pendidikan kepolisian yang berorientasi capaian serta menghasilkan Bintara Polri yang kompeten dan berintegritas.

Kontributor : Ade Romi Rosmia, M.Pd

Scroll to Top