Cianjur, 5 Agustus 2026 — Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan pendidikan terbaru melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar), Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, kembali melaksanakan kegiatan Pengembangan Model Kurikulum Satuan Pendidikan melalui Perguruan Tinggi Tahap III.

Dalam kegiatan tersebut, Della Amelia, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), turut berkontribusi sebagai Tim Pendamping dari unsur Mitra Perguruan Tinggi. Berdasarkan surat undangan resmi Puskurjar Nomor 0928/B/F3/SK.02.01/2026, Della Amelia tercantum sebagai anggota tim pendamping untuk kegiatan yang dilaksanakan di SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur pada 2–5 Agustus 2026.
Pendampingan Tahap III ini difokuskan pada implementasi dan observasi praktik pembelajaran dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama satuan pendidikan, dilanjutkan dengan pembukaan, penjelasan teknis pendampingan, dan penyamaan persepsi antara tim pendamping dengan pihak sekolah.
Dalam proses observasi pembelajaran, tim pendamping mengamati pelaksanaan pembelajaran di empat kelas untuk kegiatan intrakurikuler dan satu kelas untuk kegiatan kokurikuler. Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana pendekatan pembelajaran mendalam diimplementasikan dalam praktik pembelajaran di kelas.
Selain aspek pembelajaran mendalam, observasi juga diarahkan untuk melihat integrasi sejumlah nilai dan kebijakan pendidikan, meliputi ISMUBA dan nilai-nilai antikorupsi, pendidikan berkarakter Islami melalui internalisasi nilai-nilai AIK, serta strategi implementasi 7 KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat). Hal tersebut sejalan dengan agenda resmi pendampingan Tahap III yang menempatkan implementasi praktik pembelajaran sebagai salah satu fokus utama kegiatan.
Setelah pelaksanaan observasi, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi dan diskusi hasil implementasi praktik pembelajaran. Tahap ini menjadi ruang bersama bagi tim pendamping dan sekolah untuk mengidentifikasi kekuatan, tantangan, serta berbagai aspek yang masih dapat ditingkatkan dalam pelaksanaan pembelajaran.
Hasil refleksi kemudian menjadi dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut perbaikan, evaluasi pendampingan Tahap III, serta pemberian umpan balik. Rangkaian kegiatan selanjutnya ditutup dengan paparan hasil kegiatan dan penyusunan laporan oleh tim LPTK dan Tim Puskurjar.
Keterlibatan Della Amelia dalam kegiatan ini menunjukkan kontribusi dosen Teknologi Pendidikan UPI dalam mendukung pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas praktik pembelajaran di satuan pendidikan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah, pendampingan diharapkan dapat memperkuat implementasi Pembelajaran Mendalam secara kontekstual sekaligus mendukung integrasi nilai karakter dalam proses pendidikan.
