Bandung, 30 Juli 2026 — Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Della Amelia, S.Pd., M.Pd., turut berpartisipasi dalam kegiatan Evaluasi Pendampingan Sekolah Model Melalui Perguruan Tinggi Tahap II yang diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 28–30 Juli 2026. Berdasarkan surat undangan resmi, Della Amelia tercantum sebagai salah satu peserta dari Universitas Pendidikan Indonesia dalam agenda Evaluasi Pendampingan Sekolah Model Melalui Perguruan Tinggi Tahap II.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penyiapan kebijakan teknis, penyusunan kurikulum, dan pengembangan pembelajaran yang dilaksanakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. Selain evaluasi pendampingan sekolah model, kegiatan juga mencakup agenda penyusunan berbagai dokumen pengembangan pembelajaran dan kurikulum.
Dalam agenda Evaluasi Pendampingan Sekolah Model Melalui Perguruan Tinggi Tahap II, kegiatan diarahkan untuk melakukan refleksi terhadap proses pendampingan yang telah dilaksanakan. Refleksi tersebut menjadi ruang bagi pendamping dan pihak terkait untuk mengidentifikasi pengalaman, capaian, serta aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki sebagai dasar penguatan pendampingan berikutnya.
Rangkaian kegiatan juga mencakup pembahasan dan penyusunan tindak lanjut pendampingan. Berdasarkan jadwal kegiatan, sesi evaluasi berlangsung secara intensif sejak Selasa hingga Rabu, kemudian dilanjutkan dengan progress report tim pada Kamis, 30 Juli 2026, sebelum kegiatan ditutup.
Keikutsertaan Della Amelia dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi dosen Teknologi Pendidikan UPI dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra pendamping juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendorong pengembangan sekolah model yang berkelanjutan.
Melalui evaluasi Tahap II ini, hasil refleksi dan masukan dari proses pendampingan diharapkan dapat menjadi dasar penyempurnaan pelaksanaan pendampingan pada tahap selanjutnya, sehingga dukungan kepada sekolah dapat berlangsung lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan.
