Cimahi – Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Cepi Riyana, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber dalam Kegiatan Penataran Calon Pamong SMA Taruna Nusantara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Jumat, 22 Mei 2026 di Pusdikbekang TNI AD, Baros, Cimahi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembekalan bagi calon pamong untuk memperkuat kompetensi profesional dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan berasrama di lingkungan SMA Taruna Nusantara.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Cepi Riyana menyampaikan materi bertajuk “Pengembangan Kompetensi Pembelajaran Pamong Berbasis Desain Instruksional, Strategi Inovatif, Asesmen, dan Praktik Reflektif.” Materi ini diberikan kepada 290 calon guru/pamong yang berasal dari enam kampus SMA Taruna Nusantara, yaitu Magelang, Cimahi, Malang, Minahasa, Ibu Kota Nusantara (IKN), dan Pagar Alam.
Dalam paparannya, Dr. Cepi Riyana menekankan bahwa pamong tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, penguasaan desain instruksional, strategi pembelajaran inovatif, asesmen autentik, serta praktik reflektif menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh setiap pamong di era transformasi pendidikan.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya konsep dasar desain instruksional, penerapan student-centered learning dan personalized learning, diferensiasi pembelajaran, pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan deep learning, prinsip-prinsip asesmen pembelajaran, pengelolaan kelas yang adaptif, pelaksanaan microteaching dan supervisi klinis, hingga praktik reflektif sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kapasitas pamong dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang efektif di lingkungan pendidikan berasrama.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui metode ceramah, diskusi, dan studi kasus sehingga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk berdialog dan berbagi pengalaman terkait tantangan pembelajaran di SMA Taruna Nusantara.
Melalui kegiatan ini diharapkan para calon pamong SMA Taruna Nusantara memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pembina karakter, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Kehadiran Dr. Cepi Riyana sebagai narasumber juga menjadi bentuk kontribusi nyata Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik.
