Penyelenggaraan Kelas Internasional Fakultas Ilmu Pendidikan

Bandung, 22 September 2026 — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat penyelenggaraan kelas internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan memperluas pengalaman akademik mahasiswa dalam lingkungan pendidikan yang berwawasan global. Penguatan tersebut dibahas melalui koordinasi yang melibatkan empat program studi penyelenggara kelas internasional, yaitu Bimbingan dan Konseling, Administrasi Pendidikan, Pendidikan Masyarakat, serta Pendidikan Anak Usia Dini.
Saat ini, kelas internasional di lingkungan FIP UPI diikuti oleh 27 mahasiswa, terdiri atas 10 mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 8 mahasiswa Pendidikan Masyarakat, 8 mahasiswa Administrasi Pendidikan, dan 1 mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini. Keberadaan kelas internasional menjadi salah satu bentuk penguatan layanan akademik yang diarahkan untuk membangun kompetensi komunikasi, wawasan global, kemampuan kolaborasi, serta kesiapan mahasiswa menghadapi lingkungan akademik yang semakin terbuka dan lintas budaya.
FIP UPI juga terus mengembangkan dukungan sarana pembelajaran transformatif untuk menunjang penyelenggaraan kelas internasional. Fasilitas yang dimanfaatkan meliputi Micro Learning Room, ruang kelas internasional atau Smart Class, ruang baca, ruang microteaching, serta ruang kolaborasi mahasiswa. Sarana tersebut mendukung pembelajaran tatap muka, digital, hibrida, diskusi akademik, presentasi, dan interaksi dengan dosen maupun narasumber dari luar negeri.
Salah satu perhatian utama dalam koordinasi adalah penguatan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa. Peningkatan kemampuan bahasa tidak hanya ditujukan agar mahasiswa mampu memahami materi perkuliahan dan referensi internasional, tetapi juga untuk menumbuhkan kepercayaan diri dalam proses pembelajaran. Kemampuan bahasa yang semakin baik diharapkan mendorong mahasiswa lebih aktif menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, melakukan presentasi, serta terlibat dalam diskusi akademik.

Pengembangan kelas internasional tersebut sejalan dengan semangat UPI Berdampak, karena internasionalisasi diarahkan pada peningkatan kompetensi nyata mahasiswa dan kualitas pengalaman belajar. Dampak yang diharapkan tidak hanya terlihat pada aspek akademik, tetapi juga pada kemampuan komunikasi, literasi digital, kemandirian belajar, dan kesiapan membangun jejaring internasional.
Sebagai tindak lanjut, FIP UPI menetapkan tiga fokus penguatan, yaitu pelatihan Bahasa Inggris (komunikasi, diskusi, presentasi), peningkatan sarana kelas internasional (ruang khusus dan internet), serta menghadirkan native speaker atau narasumber internasional (guest lecture dan diskusi).
Program ini mendukung SDGs 4: Quality Education melalui peningkatan mutu pembelajaran, serta SDGs 17: Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring dan kolaborasi internasional. Dengan langkah yang terencana dan berkelanjutan, FIP UPI diharapkan semakin mampu membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, transformatif, dan berdaya saing global.
Kontributor : Ade Romi Rosmia

Scroll to Top