Prodi Penmas UPI Bahas Teknis Penerimaan Direktur Regiono Group Jepang dan Penguatan Program Magang Internasional

Bandung, April 2026 — Program Studi Pendidikan Masyarakat (Penmas), Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, melaksanakan rapat koordinasi persiapan penerimaan Direktur Regiono Group Jepang, Nakashima, Ph.D, di Partere UPI sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Sekretaris Prodi Penmas, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd., Dosen Pembina Kemahasiswaan Prodi Penmas, Sodikin, M.Ed., Ph.D., serta Kepala Pendidikan Vokasi Garuda dan Migrant Center UPI, Dr. Didin Saripudin, M.Pd. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai aspek teknis dan substansi kerja sama yang akan dikembangkan bersama mitra dari Jepang.

Fokus utama pembahasan meliputi persiapan teknis penerimaan Direktur Regiono Group, serta tindak lanjut implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dijalin, khususnya terkait pengembangan program magang mahasiswa dan skema magang kerja ke Jepang.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara mendalam mengenai mekanisme seleksi peserta, kesiapan kompetensi mahasiswa, sistem pendampingan, serta aspek administrasi dan keberangkatan peserta magang. Selain itu, turut dibahas penguatan peran lembaga dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan program kerja sama internasional tersebut.

Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd. dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan peluang strategis bagi mahasiswa Pendidikan Masyarakat untuk memperoleh pengalaman global.

“Program magang internasional ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, tidak hanya dari sisi keterampilan kerja, tetapi juga dalam membangun wawasan global dan kemampuan adaptasi lintas budaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sodikin, M.Ed., Ph.D. menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program magang luar negeri harus didukung dengan pembekalan yang komprehensif, baik dari aspek akademik maupun kesiapan soft skills.

Di sisi lain, Dr. Didin Saripudin, M.Pd. menekankan pentingnya sinergi antara program studi, lembaga vokasi, dan mitra industri internasional dalam memastikan keberhasilan program magang kerja ke Jepang.

“Kolaborasi ini harus dirancang secara sistematis agar memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa, sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja global,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat implementasi kerja sama internasional antara UPI dan mitra industri di Jepang, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam program mobilitas global.

Kegiatan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kompetensi mahasiswa berbasis pengalaman internasional;
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui penguatan akses kerja dan pengalaman magang global;
  • SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri internasional.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di tingkat global. (Kontributor Humas Prodi Penmas, Dr. Dadang Yunus Lutfiansyah, M.Pd)

Scroll to Top