Medan, 25 September 2026 — Prof. Dr. Mustofa Kamil, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI), dianugerahi penghargaan Tokoh Pendidikan Masyarakat Nasional 2026 Bidang Pengembangan Keilmuan dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-4 Himpunan Akademisi dan Program Studi Pendidikan Masyarakat Seluruh Indonesia (HAPPENMASI) dan Seminar Nasional Pendidikan Masyarakat di Medan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi Prof. Mustofa Kamil dalam pengembangan keilmuan Pendidikan Masyarakat. Bagi Prodi Penmas FIP UPI, capaian ini sekaligus memperkuat semangat untuk mengembangkan kajian, pembelajaran, dan kerja sama akademik yang relevan dengan perubahan kebutuhan masyarakat.
FIP UPI juga menugaskan enam delegasi untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut, yakni Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd.; Dr. Asep Saepudin, M.Pd.; Dr. Sardin, S.Pd., M.Si.; Dr. Yanti Shantini, M.Pd.; Dr. Dadang Yunus Lutfiansyach, S.Pd., M.Pd.; dan Ade Romi Rosmia, S.Pd., M.Pd. Partisipasi mereka membuka peluang pertukaran gagasan mengenai kurikulum, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.
Rakernas berlangsung pada 23–25 September 2026 di Hotel Grand Mercure Medan dan Universitas Negeri Medan. Dengan tema “Transformasi Keilmuan Pendidikan Masyarakat Menuju Ekosistem PNFI yang Adaptif, Inklusif, dan Berdaya Saing”, forum ini mempertemukan akademisi dan pengelola program studi dari berbagai perguruan tinggi untuk mengevaluasi program organisasi serta membahas arah kerja sama nasional.
Pada 24 September, Seminar Nasional mengangkat tema “Reaktualisasi Pendidikan Keluarga Berbasis Pemberdayaan di Era Disrupsi Digital dan Kearifan Lokal: Refleksi Penmas Reborn”. Pembahasan mencakup pendidikan keluarga, transformasi kurikulum, kearifan lokal, dan peran pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) dalam mendampingi keluarga menghadapi perubahan teknologi.
Dalam semangat program Berdampak, penghargaan dan keikutsertaan FIP UPI dalam forum ini diharapkan mendorong penerapan keilmuan Pendidikan Masyarakat melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian yang menjawab persoalan nyata. Penguatan literasi digital keluarga dan kapasitas PKBM, misalnya, dapat menjadi agenda bersama antarkampus dan mitra masyarakat.
Kegiatan ini mendukung SDGs 4 melalui penguatan pendidikan sepanjang hayat serta SDGs 17 melalui kemitraan perguruan tinggi. Sebagai tindak lanjut strategis, Prodi Penmas FIP UPI dapat mengembangkan riset kolaboratif, buku referensi bersama, kerja sama jurnal ilmiah, dan program pemberdayaan berbasis kebutuhan masyarakat. Hasil sidang Rakernas dapat menjadi acuan untuk menetapkan kerja sama yang lebih terarah dan terukur.
Kontributor : Ade Romi Rosmia, M.Pd

