Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si. kembali menorehkan kiprah internasional dengan menjadi keynote speaker pada International Conference on Intelligent Technology for Educational Applications (ITEA 2026). Dalam forum internasional tersebut, Prof. Deni membawakan paper berjudul “School TikTok Affiliate Based on Artificial Intelligence for International Business Industry”.

Konferensi internasional ITEA 2026 merupakan ajang akademik global yang mempertemukan para peneliti, akademisi, praktisi pendidikan, dan pelaku industri dari berbagai negara untuk mendiskusikan inovasi teknologi cerdas dalam bidang pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan pada 15–17 Mei 2026 di Hong Kong dan menjadi salah satu konferensi internasional bereputasi yang fokus pada integrasi Artificial Intelligence (AI), big data, serta teknologi digital dalam pengembangan pendidikan masa depan. Internasional conference ini dihadiri oleh sejumlah delegasi dari beberapa negara seperti Colombia, Korea, Japan, China, Malaysia, Philipa, Autralia, Uzbekistas, India, Thaliand, Vietnam, Cambodia, dan Taiwan, Spanyol, Putugal, Turkey, USA, Skotlandia, Yunani, Greece, Hungaria, UK dan Egypt. Conference ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 15-17 Mei 2026. Acar conference ini diselenggarakan secara Hybrid, Dimana 4 orang Keynote yang salah satunya dari Indonesia (Prof. Deni Darmawan) menyampaikan presentasinya secara Daring. Adapun jumlah peserta yang menghadiri acara internasional conference ini mencapai 624 orang. Tentunya dari sejumlah peserta tersebut ada beberapa mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pendidikan S1, PK S2 dan mahasiswa Program Doktoral PK, serta dosen -dosen dari sejumlah Kampus Indonesia yang ikut bergabung.
Dalam paparannya secara online, Prof. Deni Darmawan mengangkat konsep inovatif mengenai pengembangan ekosistem School TikTok Affiliate berbasis kecerdasan artifisial yang diarahkan untuk mendukung industri bisnis internasional. Konsep tersebut menekankan pemanfaatan platform digital dan AI sebagai sarana pengembangan kewirausahaan digital, pemasaran kreatif, serta penguatan kompetensi generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi digital global.
Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan dan industri kreatif, termasuk dalam membangun model pembelajaran berbasis ekonomi digital melalui media sosial. Melalui pendekatan ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi ruang pengembangan keterampilan bisnis digital yang relevan dengan kebutuhan industri internasional saat ini.
Kegiatan international conference ini merupakan salah satu bentuk Implementasi dari hasil MoA antara Kampus UPI dalam hal ini diwakili Departemen Kurtek-FIP UPI dengan Kampus dari Uzbekistan yaitu CSPU dan TIIAME, Jizzax Polytexnic Institute. Alfraganus State University Taskent Dimana 3 professor dari ketiga kampus tersebut tergabung dalam riset kolaborasi internasional Bersama Prof. Deni Darmawan, Dr. Linda Setiawati, Dr. Omonova Mukhlisa Dustnazar kizi, Dr. Ergasheva Gulchekhra Rustamovna, Dr. Nilufar Parda kizi Omonova. Dari produk riset yang dihasilkan mengenai School Tiktok Affiliate Based On Artificial Intelligence In For International Bussines telah masuk nominasi seleksi penyelenggaran konferensi 3rd International Conference on Intelligent Technology for Educational Applications (ITEA 2026). Semoga kegiatan ini dapat memberikan nilai bagi capaian IKU 4,5,dan 6. Khususnya mengenai IKU 6, Dimana produk riset ini akan diterbitkan pada Jurnal Internasional dengan Index Q1, dan menjadi Kado UPI untuk Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 hari ini.
Partisipasi Prof. Deni Darmawan sebagai keynote speaker menunjukkan pengakuan internasional terhadap kontribusi akademisi Indonesia, khususnya dari Universitas Pendidikan Indonesia, dalam pengembangan teknologi pendidikan berbasis AI. Kehadiran beliau juga memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan riset dan inovasi pendidikan global yang terus berkembang di era transformasi digital.
