Semarang, 6 Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si. memperoleh penghargaan sebagai Tokoh Teknologi Pendidikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan inovasi serta transformasi digital di bidang teknologi pendidikan di Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Temu Kolegial Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI) ke-11 yang berlangsung di Semarang, Kamis, 6 Agustus 2026. Prof. Rudi Susilana dinyatakan sebagai Tokoh Teknologi Pendidikan atas dedikasi berkelanjutan dan kontribusi luar biasa dalam memajukan inovasi dan transformasi digital di bidang Teknologi Pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Prof. Rudi Susilana dinilai memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan Teknologi Pendidikan, baik dalam aspek kelembagaan, kurikulum, jejaring profesi, pembelajaran, maupun karya ilmiah. Salah satu kontribusi pentingnya adalah keterlibatan dalam inisiasi pembentukan Asosiasi Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia (APS-TPI). Bersama sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi, ia turut mempersiapkan landasan kelembagaan APS-TPI, termasuk AD/ART, susunan kepengurusan, dan akta notaris.
Di bidang kurikulum, Prof. Rudi turut menginisiasi penyusunan Standar Kompetensi Lulusan dan Capaian Pembelajaran Program Studi Teknologi Pendidikan untuk jenjang S-1, S-2, dan S-3. Ia juga mengoordinasikan penyusunan kurikulum inti Program Studi Teknologi Pendidikan serta mendorong pengembangan jejaring dengan berbagai organisasi profesi dan perguruan tinggi.
Kontribusinya juga terlihat dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi. Pada masa pandemi, Prof. Rudi mengembangkan pembelajaran luring dengan moda broadcasting sebagai alternatif perkuliahan. Ia juga mengembangkan penerapan microlearning, eksplorasi metaverse dan kelas imersif, serta model microteaching berbasis virtual reality untuk memberikan pengalaman simulasi mengajar bagi calon guru.
Tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, kiprahnya juga menjangkau berbagai program lintas kementerian. Prof. Rudi terlibat dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran melalui sejumlah tim yang bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Sosial. Kontribusi tersebut memperlihatkan peran Teknologi Pendidikan dalam menjawab kebutuhan pembelajaran dan pengembangan kompetensi masyarakat secara lebih luas.
Dalam bidang akademik, Prof. Rudi juga produktif menghasilkan buku, modul ajar, dan publikasi ilmiah. Beberapa karya yang tercatat antara lain Media Pembelajaran, Kurikulum dan Pembelajaran, Kurikulum Mikro, Pengembangan Modul Digital untuk Pembelajaran Daring, serta Standar Laboratorium Teknologi Pendidikan. Produktivitas akademiknya juga tercermin dari h-index Scopus 5, sebanyak 7.839 sitasi Google Scholar, dan total skor SINTA 1.872.
Pemberian penghargaan berlangsung dalam agenda Temu Kolegial APS-TPI ke-11, yang dilaksanakan pada 6–8 Agustus 2026 di Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang. Agenda awarding menjadi bagian dari rangkaian Temu Kolegial yang mempertemukan para pengelola program studi, profesor, dosen, serta anggota organisasi profesi Teknologi Pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan panjang Prof. Rudi Susilana dalam membangun ekosistem Teknologi Pendidikan di Indonesia. Lebih dari sekadar penghargaan personal, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Universitas Pendidikan Indonesia dan keluarga besar Program Studi Teknologi Pendidikan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi akademisi dan praktisi Teknologi Pendidikan untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si. atas penghargaan sebagai Tokoh Teknologi Pendidikan.
