Malaysia, 17 September 2026 — Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), memperkuat jejaring akademik internasional melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) Research Collaboration dengan Fakulti Pembangunan Manusia, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia, pada 17 September 2026.

Penandatanganan LoI dilakukan oleh Prof. Madya Ts. Dr. Mahizer bin Hamzah dari Universiti Pendidikan Sultan Idris dan Prof. Dr. Aan Komariah, M.Pd., selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.
LoI tersebut memuat kesepahaman awal untuk membangun dan memperkuat kolaborasi penelitian dalam bidang yang menjadi kepentingan dan kepakaran bersama, khususnya studi pendidikan, pengembangan kurikulum, dan teknologi pendidikan. Kolaborasi dapat mencakup penelitian bersama, penelitian komparatif, pengumpulan dan analisis data, pertukaran peneliti, publikasi ilmiah bersama, seminar penelitian, konferensi, serta diseminasi hasil penelitian.
Bahas Program Lanjutan
Selain penandatanganan LoI, rombongan UPI dan pihak Fakulti Pembangunan Manusia UPSI juga berdiskusi mengenai rencana tindak lanjut kerja sama agar kesepahaman yang telah dibangun dapat segera diwujudkan dalam berbagai kegiatan akademik yang konkret.
Beberapa agenda yang dibahas antara lain peluang menghadirkan Adjunct Professor, keterlibatan akademisi UPSI sebagai narasumber dalam webinar dan seminar, kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, serta berbagai bentuk pertukaran dan interaksi akademik lainnya.
Program Adjunct Professor diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk penguatan internasionalisasi program studi melalui keterlibatan akademisi dari UPSI dalam kegiatan akademik di UPI. Sementara itu, keterlibatan dosen dan pakar UPSI sebagai narasumber webinar diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk memperoleh perspektif akademik internasional secara langsung.
Dr. Dadi Mulyadi, S.Pd., M.T. menyampaikan bahwa penandatanganan LoI merupakan langkah awal yang perlu segera ditindaklanjuti dengan program-program akademik yang nyata. “LoI ini menjadi pintu masuk untuk membangun kerja sama yang lebih konkret. Kami berharap setelah penandatanganan ini dapat segera dilanjutkan dengan kegiatan seperti Adjunct Professor, webinar bersama, penelitian kolaboratif, publikasi bersama, dan berbagai kegiatan akademik lainnya,” ungkapnya.

Kerja sama UPI dan UPSI tersebut diharapkan semakin memperkuat internasionalisasi Prodi Teknologi Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum, sekaligus memperluas jejaring akademik dan membuka peluang pengembangan inovasi dalam bidang teknologi pendidikan dan pengembangan kurikulum di tingkat regional dan internasional.
